33 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Persiapan MotoGP Mandalika 2026: Listrik, Pengamanan, Hotel hingga Tiket Mulai Dimatangkan

Wajib Dibaca

Desa Terkini, NTB – Persiapan menghadapi MotoGP Mandalika 2026 mulai diperkuat dari berbagai sisi menjelang pelaksanaan ajang balap internasional tersebut pada 9-11 Oktober 2026.

PT PLN (Persero) menyiapkan lebih dari 500 personel dan menerapkan sistem pengamanan kelistrikan empat lapis di 15 titik prioritas kawasan Mandalika International Circuit, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengamanan tersebut didukung sejumlah infrastruktur dan peralatan cadangan untuk memastikan pasokan listrik tetap tersedia selama seluruh rangkaian MotoGP berlangsung.

Salah satu persiapan utama PLN adalah pemasangan tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak (UGB) yang seluruhnya telah rampung.

Ketiga inlet tersebut memiliki kapasitas total 1.280 kilovolt ampere (kVA), masing-masing 250 kVA, 400 kVA dan 630 kVA.

Inlet tersebut disiapkan sebagai fasilitas pendukung yang memungkinkan UGB dimobilisasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk memperkuat pasokan listrik di kawasan sirkuit.

Selain jaringan kelistrikan, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 UGB dan tujuh unit genset sebagai peralatan cadangan.

Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri mengatakan penguatan dilakukan dari sisi infrastruktur, personel maupun kesiapan peralatan.

“Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik sekaligus mendukung lancarnya berbagai kegiatan internasional di Indonesia,” ujar Arsyadany.

Polisi Perkuat Pengamanan Jalur Penyangga

Persiapan juga dilakukan Polres Lombok Barat, Polda NTB, yang mengantisipasi peningkatan pergerakan penonton dan wisatawan selama MotoGP Mandalika berlangsung.

Baca juga:  Zulhas Heran Isu Kopdes di Tengah Laut: Gimana Nyemennya Itu?

Lombok Barat menjadi salah satu daerah penyangga sekaligus jalur yang menghubungkan berbagai wilayah menuju kawasan Mandalika.

Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia mengatakan pengamanan akan dipusatkan di sejumlah kawasan yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas, termasuk pelabuhan, ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan dan kawasan wisata.

“Kita sebagai jalur penyangga kegiatan MotoGP tentunya meningkatkan situasi Kamtibmas, terutama di pelabuhan. Kita juga menyiapkan anggota di titik-titik yang rawan kemacetan maupun kriminalitas,” kata Mellysa, Senin 14 September 2026.

Menurutnya, pengamanan tersebut ditujukan untuk memastikan masyarakat, penonton MotoGP dan wisatawan dapat beraktivitas dengan aman selama berada di Lombok Barat.

“Yang hadir atau datang untuk menonton dan berpartisipasi dalam MotoGP bisa merasakan aman dan tenteram selama berada di Lombok Barat,” ujarnya.

Kawasan wisata Senggigi juga menjadi perhatian karena diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama pelaksanaan MotoGP.

“Khususnya kawasan wisata, karena banyak tamu yang ingin datang ke sana. Itu juga menjadi atensi kita. Kita sudah menyiapkan anggota agar daerah-daerah wisata mendapat perhatian lebih dari biasanya,” katanya.

Polres Lombok Barat juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di lokasi strategis, termasuk kawasan pelabuhan yang menjadi pintu pergerakan masyarakat dari dan menuju berbagai daerah.

Penempatan personel akan disesuaikan dengan pemetaan potensi kerawanan di masing-masing wilayah.

Baca juga:  DPRD Gowa Kecewa, Husniah Talenrang Walk Out dari Sidang Pansus Hak Angket, Ini Alasannya

“Untuk personel, kira-kira ada ratusan yang akan kita kerahkan,” pungkasnya.

Pergub Tarif Hotel Dicabut

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTB mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Tarif Usaha Jasa Akomodasi menjelang MotoGP Mandalika 2026.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan aturan tersebut sudah tidak relevan karena aktivitas pariwisata di kawasan Mandalika kini berlangsung lebih padat dibandingkan saat aturan tersebut dibuat.

“Pergub itu sudah kita evaluasi bersama pelaku wisata. Kesimpulannya, aturan itu sudah tidak diperlukan lagi,” kata Iqbal, Selasa 15 September 2026.

Pergub tersebut sebelumnya memberikan ruang bagi pelaku usaha perhotelan untuk menaikkan tarif saat berlangsungnya kegiatan besar seperti MotoGP.

Menurut Iqbal, kondisi pariwisata NTB kini telah berubah. Berbagai kegiatan di kawasan Mandalika berlangsung hampir setiap pekan dan tingkat hunian hotel di kawasan resort juga telah tinggi.

“Setiap minggu ada kegiatan di Mandalika. Tingkat hunian di resort juga sudah sangat tinggi,” ujarnya.

Dengan pencabutan Pergub tersebut, tarif kamar hotel kembali mengikuti mekanisme pasar. Pemprov NTB tidak lagi mengatur tarif melalui aturan tersebut.

Iqbal berharap pencabutan aturan tidak justru menjadi celah bagi pelaku usaha untuk menaikkan tarif secara berlebihan saat MotoGP berlangsung.

“Jadi, tidak ada lagi alasan menaikkan tarif semau-maunya. Pencabutan ini juga sudah kita sepakati bersama pelaku pariwisata,” tegasnya.

Namun, Iqbal menyebut pemerintah daerah masih menyoroti persoalan penjualan tiket MotoGP yang banyak dilakukan melalui pihak ketiga.

Baca juga:  Manajer Kopdes Digaji Pemerintah, Pegawai Dibayar Sesuai Pendapatan Koperasi

“Yang perlu kita atur justru soal tiket karena banyak dijual pihak ketiga. Setelah MotoGP, ini akan kita bahas bersama,” katanya.

Pertamina Siapkan Aktivasi Menuju Mandalika

Persiapan juga dilakukan PT Pertamina (Persero) sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Corporate Secretary PT Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan persiapan terus dilakukan menjelang Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober.

“Jadi kalau untuk persiapan ini kita terus berjalan,” kata Arya saat ditemui di sela Nonton Bareng MotoGP San Marino 2026 di Gedung Pertamina Jakarta, Minggu malam.

Menurut Arya, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga otomotif, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah melalui pengembangan sport tourism.

Pertamina juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung menjelang pelaksanaan MotoGP, termasuk touring sekitar 100 pengendara menuju Mandalika.

“Nanti rencananya akan ada beberapa aktivasi kegiatan, di antaranya nanti akan ada sekitar 100 rider yang akan touring menuju ke Mandalika,” ujarnya.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, persiapan MotoGP Mandalika 2026 kini tidak hanya menyangkut kesiapan sirkuit. Keandalan listrik, pengamanan jalur dan kawasan wisata, serta pengelolaan tarif akomodasi dan tiket menjadi bagian dari kesiapan daerah menyambut kedatangan penonton dan wisatawan.

Reporter : Ivan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru