28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Anggaran MBG Capai Rp153,2 Triliun, Jangkau 57 Juta Penerima

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Kementerian Keuangan melaporkan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026. Hingga periode tersebut, program MBG tercatat telah menjangkau 57 juta penerima manfaat.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa pemerintah terus mendukung pembenahan pelaksanaan program MBG agar penyaluran bantuan berjalan lebih tertib, sesuai standar, dan tepat sasaran.

“Kami mengapresiasi berbagai perbaikan yang telah dijalankan BGN sehingga sekarang lebih tertib, pakai sertifikat, dan ada SPPG yang tidak benar ditutup,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Salah satu langkah perbaikan yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) ialah memperketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga:  Ahmad Doli Kurnia Klaim Punya Bukti Dugaan Selundupan 'Pasal Gibran'

Pengawasan tersebut mencakup penerapan standar kebersihan dan sanitasi, termasuk kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sebagai bagian dari penegakan standar tersebut, BGN telah menutup 1.276 SPPG yang belum mengantongi sertifikat SLHS.

Di samping memperkuat pengawasan operasional, BGN juga berupaya memperluas jangkauan layanan MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan 480 SPPG, yang terdiri atas 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG yang berlokasi di wilayah terpencil.

Seluruh unit tambahan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.

BGN turut menata kembali penerima manfaat program MBG untuk meningkatkan efektivitas distribusi sekaligus memastikan bantuan diberikan kepada kelompok sasaran yang sesuai.

Baca juga:  Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu, Ini Rekam Jejak dan Tantangannya

Suahasil menegaskan bahwa pemerintah mendukung berbagai upaya pembenahan yang dilakukan BGN.

Menurutnya, alokasi anggaran program akan disesuaikan dengan kebutuhan setelah perbaikan pelaksanaan dilakukan.

“Saya memahami teman-teman BGN terus mencari upaya perbaikan. Ini bagus, sehingga nanti anggarannya mengikuti. Anggarannya menyesuaikan berapa yang diperlukan, kita akan sediakan,” ujar Suahasil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer