29 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Usia 26 Tahun, Biznet Perkuat Infrastruktur Internet dan Perkuat Pasar Indonesia Timur

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Biznet menargetkan perluasan jaringan internet hingga kota-kota di kawasan Indonesia Timur. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar menjadi salah satu wilayah yang difokuskan dalam pengembangan jaringan perusahaan penyedia layanan internet tersebut.

Regional Manager Sulawesi Biznet, Okky Wahyudi, mengatakan penggunaan layanan internet Biznet di Makassar terus mengalami peningkatan sekitar 5 persen setiap tahun.

Menurutnya, cakupan jaringan Biznet di Makassar juga telah menjangkau hampir seluruh wilayah kota. Perusahaan selanjutnya menargetkan ekspansi ke daerah-daerah yang belum terjangkau, termasuk kota-kota kecil di Indonesia Timur.

“Target kita ekspektasi ke depan akan ekspansi full cover wilayah Indonesia Timur. Untuk Sulsel itu Makassar fokusnya, dan akan ekspansi ke kota-kota kecil, tujuannya penggunaan internet di situ semakin banyak juga, itu targetnya,” ujar Okky dalam konferensi pers HUT ke-26 Biznet di Ruang Emerald 1, Swiss-Bell Panakkukang, Kamis 22 Oktober 2026.

Pengembangan jaringan di kawasan timur Indonesia menjadi bagian dari strategi Biznet memperkuat infrastruktur digital. Perusahaan tidak hanya mengembangkan layanan internet, tetapi juga berinvestasi pada pusat data berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan jaringan kabel serat optik bawah laut.

Okky menjelaskan, Biznet telah melalui sejumlah tahapan pengembangan teknologi sejak mulai beroperasi pada 2000.

“Bukan 1-2 tahun, kami sudah hadir mulai dari tahun 2000. Tapi di tahun 2000 itu kami memulai penjualan lebih ke enterprise product. Di 2001 itu kita memiliki data center sendiri. Kemudian di tahun 2004 itu kita launching Biznet di Singapura. Kemudian di tahun 2007 itu kami launching Biznet Fiber to the Home (FTTH). Nah, di sini baru kita merambah ke area retail,” jelasnya.

Baca juga:  Jadwal Haji 2027: Jemaah Masuk Asrama 10 April, Wukuf Dijadwalkan 15 Mei

Pada 2024, Biznet meluncurkan Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1), jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan sejumlah wilayah antarpulau. Perusahaan kemudian meluncurkan Biznet AI Data Center di Bali pada 2026.

Perkuat Infrastruktur Pusat Data AI

President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan kebutuhan digital masyarakat kini tidak lagi terbatas pada konektivitas internet. Perkembangan teknologi AI turut meningkatkan kebutuhan terhadap kapasitas komputasi dan pengolahan data.

“Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” ujarnya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Jimbaran, Bali. Fasilitas ini merupakan pusat data AI-Ready Data Center pertama milik Biznet yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas tinggi.

Pusat data tersebut memiliki kapasitas daya hingga 145 kilowatt (kW) per rak, teknologi pendingin cairan (liquid cooling system), serta desain infrastruktur yang mengutamakan efisiensi energi.

Teknologi pendingin cairan digunakan untuk mengelola panas yang dihasilkan server berkapasitas tinggi dalam pemrosesan komputasi AI. Fasilitas tersebut juga dilengkapi laboratorium pengembangan AI.

Kebutuhan infrastruktur tersebut sejalan dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital di Indonesia. Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 yang dikutip Biznet, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir.

Sementara itu, penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026 berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Baca juga:  Liga Desa Resmi Bergulir, Mendes Tegaskan Pemain Wajib Ber-KTP Desa 2 Tahun

Bangun Kabel Bawah Laut Antarwilayah

Selain pusat data, Biznet memperkuat konektivitas antarpulau melalui pengembangan Biznet Nusantara Cable System (BNCS).

Setelah BNCS-1 diluncurkan pada 2024, perusahaan juga mempersiapkan pembangunan BNCS-2. Jaringan kabel bawah laut ini direncanakan menghubungkan Surabaya di Jawa dengan Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.

Pengembangan jaringan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas di wilayah yang terhubung.

Adi Kusma mengatakan pembangunan jaringan antarpulau diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih optimal sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti BNCS ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” katanya.

Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Infrastruktur tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang.

Internet Gratis untuk 300 Kepala Keluarga

Pengembangan infrastruktur juga dibarengi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar fasilitas Biznet MarinePOP, yakni lokasi pendaratan kabel bawah laut perusahaan.

Program tersebut mencakup masyarakat di Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.

Baca juga:  Terminal Daya Disiapkan Jadi Pusat Logistik Modern, Perumda Bidik Bisnis Baru

Adi mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas manfaat konektivitas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga masyarakat di sekitar infrastruktur jaringan.

“Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini. Karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin menghadirkan manfaat konektivitas secara lebih luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar infrastruktur Biznet,” ujarnya.

Tingkatkan Bandwidth Pelanggan Jadi 100 Mbps

Di sisi layanan, Biznet mengembangkan MyBiznet App untuk memudahkan pelanggan mengelola layanan, memeriksa informasi, mengakses promosi, hingga mendapatkan bantuan melalui fitur live chat.

Perusahaan juga berencana mengembangkan aplikasi tersebut dengan pemanfaatan teknologi AI agar layanan informasi dan solusi pelanggan dapat diakses lebih cepat dan personal.

Dalam rangka HUT ke-26, Biznet turut memberikan peningkatan kapasitas bandwidth pelanggan Biznet Home menjadi 100 Mbps selama Oktober 2026 tanpa biaya tambahan.

Perusahaan juga menghadirkan program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet dengan berbagai hadiah, mulai dari Apple Watch, iPad, PlayStation 5, MacBook Neo, hingga emas batangan.

Adi menegaskan, investasi infrastruktur dan pengembangan layanan akan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan digital masyarakat.

“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutupnya.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer