34 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Gerakan Pangan Murah Digelar di Makassar, 27 Tenda Sediakan Kebutuhan Pokok

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Masyarakat memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sejak pukul 06.00 WITA, Kamis 22 Oktober 2026. Antusiasme warga bahkan terlihat sebelum kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia tersebut resmi dibuka.

Gerakan Pangan Murah di Makassar berlangsung di dua lokasi, yakni Kantor Kecamatan Tallo dan kawasan PD Pasar Makassar Raya. Sebanyak 27 tenda penjualan disiapkan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan GPM Nasional yang digelar serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Pemerintah menggelar program tersebut untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan, menjaga daya beli, sekaligus mengendalikan inflasi bahan pangan.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Ito Hediarto mengatakan tingginya antusiasme warga Makassar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan penyediaan pangan dengan harga terjangkau.

“Makin sering kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah, lebih baik. Mudah-mudahan gerakan ini membantu masyarakat, khususnya yang ada di Makassar, dan umumnya kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Ito.

Menurut Ito, masyarakat juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering. Aspirasi tersebut akan menjadi perhatian pemerintah dalam memperkuat koordinasi dengan Perum BULOG, ID FOOD, dan BUMN pangan lainnya.

Baca juga:  Terminal Daya Disiapkan Jadi Pusat Logistik Modern, Perumda Bidik Bisnis Baru

Keberlanjutan program stabilisasi pasokan dan harga pangan juga dinilai penting, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ketika kebutuhan masyarakat berpotensi meningkat.

BULOG Salurkan 300 Paket Beras

Dalam pelaksanaan GPM di Makassar, Perum BULOG menyediakan sejumlah komoditas, mulai dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium, Minyakita, hingga cabai.

Sementara itu, gula, minyak goreng, daging ayam, dan kebutuhan pokok lainnya disediakan melalui dukungan ID FOOD serta mitra usaha.

Selain menyediakan komoditas pangan, BULOG juga menyalurkan bantuan melalui program BULOG Peduli berupa 300 paket beras premium dengan berat masing-masing 5 kilogram atau total 1,5 ton.

Sebanyak 100 paket disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Tallo. Adapun 200 paket lainnya dialokasikan untuk masyarakat di Kelurahan Barabaraya Utara dan Kelurahan Maradekaya.

ID FOOD turut membagikan 1.000 voucher belanja senilai Rp15.000 per lembar dengan total nilai Rp15 juta. Sebanyak 400 voucher dialokasikan untuk masyarakat di Kecamatan Tallo, sedangkan 600 voucher lainnya dibagikan di kawasan PD Pasar Makassar Raya.

Baca juga:  Pemakzulan Husniah Bergulir di MA, Mengingat Kembali Kepala Daerah yang Pernah Lengser lewat DPRD

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan keterlibatan BULOG dalam GPM Nasional merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga keterjangkauan pangan di berbagai daerah.

“Kami dari BULOG mendukung penuh program Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan serentak dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote, bahkan hingga ke kecamatan-kecamatan, agar dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Ahmad Rizal.

Pelaksanaan GPM di Makassar juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menawarkan berbagai produk pangan lokal dan olahan.

Keterlibatan pelaku usaha tersebut membuka ruang pemasaran bagi produk lokal sekaligus menambah pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan ini turut diikuti melalui telekonferensi yang menghubungkan pelaksanaan GPM di Jakarta, Medan, Merauke, Pacitan, Bandung, Semarang, dan Palangka Raya.

BULOG Tunggu Data Penerima Bantuan Pangan Tahap III

Di tengah pelaksanaan program pangan murah, BULOG juga mempersiapkan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap III untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

Baca juga:  BYD Haka Karebosi Kenalkan Perbedaan M6 EV dan M6 DM di GIIAS Makassar

Ahmad Rizal mengatakan surat penugasan penyaluran bantuan tersebut telah diterima BULOG. Persediaan beras dan kebutuhan kemasan juga telah disiapkan untuk mendukung distribusi.

Namun, penyaluran kepada masyarakat masih menunggu data nama penerima bantuan dari Kementerian Sosial.

“Suratnya sudah keluar. Untuk kemasan dan berasnya juga sudah siap semuanya. Tinggal menunggu nama-nama penerima yang belum kami terima dari Kementerian Sosial. Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ke depan sudah bisa keluar dan segera kita salurkan,” jelas Ahmad Rizal.

Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan penugasan pemerintah kepada BULOG, termasuk pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), penyaluran beras SPHP, dan bantuan pangan.

Melalui berbagai penugasan tersebut, BULOG berupaya menjaga kesinambungan pasokan beras sekaligus mendukung stabilisasi harga pangan di masyarakat.

Peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 mengusung tema “Berinovasi Kini, Menjaga Pangan Masa Depan”. Momentum ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer