Desa Terkini, Makassar – Keluhan kenaikan tagihan listrik muncul di tengah pemadaman bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar). Kondisi ini memicu pertanyaan pelanggan mengenai perhitungan biaya listrik ketika pasokan belum normal.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar menegaskan pemadaman bergilir melalui manajemen beban tidak berpengaruh langsung terhadap perhitungan tagihan listrik pelanggan.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan tagihan listrik tetap dihitung berdasarkan jumlah energi yang digunakan masing-masing pelanggan.
“Manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan listrik karena tagihan didasarkan pada energi yang digunakan pelanggan,” kata Niki, Selasa 3 November 2026.
Menurutnya, kenaikan konsumsi listrik rumah tangga juga berpotensi dipengaruhi kondisi cuaca yang belakangan cenderung panas.
Cuaca tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat meningkatkan penggunaan pendingin ruangan (AC), kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya. Peningkatan pemakaian perangkat elektronik itu kemudian berpengaruh terhadap konsumsi energi dan besaran tagihan.
PLN memastikan pencatatan pemakaian listrik dilakukan berdasarkan konsumsi energi setiap pelanggan. Meski demikian, pelanggan yang merasa mengalami kenaikan tagihan tidak wajar dapat mengajukan pengaduan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pengaduan bisa disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123. Pelanggan juga diimbau memanfaatkan fitur Catat Meter (SwaCAM) pada PLN Mobile untuk mencatat angka meter secara mandiri dan menghindari potensi kesalahan pembacaan.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat kondisi kelistrikan belakangan ini.
Ia mengatakan PLN masih berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar pasokan kembali normal. PLN juga memastikan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan terkait tagihan listrik, tetap berjalan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran PLN terus berupaya agar kondisi kelistrikan segera pulih. Kami juga memastikan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan tagihan listrik, tetap berjalan secara optimal,” ujar Didik.
PLN berharap masyarakat memberikan dukungan agar kondisi kelistrikan segera membaik dan pelayanan kembali normal.


