34 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Fokus Mitigasi dan Pemulihan, Pemkab Luwu Bentuk 10 Desa Tangguh Bencana, Ini Daftarnya

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Luwu Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu mengesahkan 10 desa sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2026. Pengesahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana di tingkat desa.

Pengesahan dilakukan dalam Apel Siaga Bersama dan Pengesahan Desa Tangguh Bencana di SDN 476 Makalua, Desa Kadundung, Kecamatan Latimojong, Minggu 20 September 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Luwu Andi Baso Tenri Esa mengatakan pembentukan Destana ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan penanggulangan bencana di tingkat desa.

Menurutnya, keberadaan Destana diharapkan dapat mendorong desa lebih mandiri dalam melakukan respons dini hingga pemulihan setelah bencana.

“Desa Tangguh Bencana diharapkan mampu meningkatkan kesiapan masyarakat, baik individu, keluarga maupun komunitas, dalam menghadapi ancaman bencana di wilayahnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Tiga Mahasiswa Ini Kembangkan Solusi Desa Wisata, Raih Penghargaan Bakti BCA

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Luwu, relawan Destana dari 10 desa, PMI Kabupaten Luwu serta masyarakat.

Program tersebut juga melibatkan sejumlah pihak melalui kolaborasi dengan PT Masmindo Dwi Area, Puspena Universitas Cokroaminoto Palopo dan masyarakat Desa Kadundung.

Bupati Luwu H. Patahudding mengatakan pembentukan Destana tidak boleh berhenti pada pengesahan administratif atau kegiatan seremonial.

Menurutnya, desa harus memiliki kemampuan untuk mengenali potensi risiko bencana, melakukan mitigasi dan pencegahan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengambil tindakan ketika bencana terjadi.

“Desa harus mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, melakukan pencegahan dan mitigasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mampu merespons dan memulihkan diri ketika bencana terjadi,” ujar Bupati.

Patahudding juga menilai penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan dukungan dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, relawan, TNI-Polri dan masyarakat.

Baca juga:  Tradisi Methil, Cara Petani Bersyukur Sekaligus Merawat Budaya Pertanian

Ia secara khusus mendorong dunia usaha, termasuk PT Masmindo Dwi Area dan PT Bumi Mineral Sulawesi, mengambil peran melalui dukungan sumber daya, sarana dan prasarana, edukasi serta program tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan pada pengurangan risiko bencana.

Pemerintah daerah juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar warga tidak hanya berperan sebagai penerima bantuan saat bencana terjadi.

Masyarakat diharapkan terlibat sejak tahap pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan hingga pemulihan pascabencana.

“Desa Tangguh Bencana yang telah dibentuk ini jangan menjadi lembaga formalitas belaka, tetapi lebih kepada pengabdian terhadap masyarakat dan desa,” tegasnya.

Adapun 10 desa yang disahkan sebagai Destana Kabupaten Luwu Tahun 2026 tersebar di empat kecamatan.

Baca juga:  Mengenal Program Oplah Kementan dan Contohnya di Luwu, Tingkatkan Produksi Pangan Tanpa Buka Lahan

Di Kecamatan Latimojong terdapat Desa Ulusalu, Tolajuk, Boneposi, Rante Balla dan Kadundung.

Kemudian Kecamatan Bajo Barat mencakup Desa Bonelemo. Di Kecamatan Bua terdapat Desa Karangkarangan, Lengkong dan Padang Kalua. Sementara Kecamatan Walenrang Utara mencakup Desa Bosso Timur.

Setelah pengesahan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi tanggap darurat bencana banjir. Simulasi tersebut menjadi bagian dari penguatan kemampuan masyarakat dalam merespons kondisi darurat.

Pembentukan Destana tersebut juga menjadi bagian dari program prioritas pembangunan Kabupaten Luwu, khususnya Misi 7 yang menargetkan kelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan penguatan kapasitas masyarakat desa agar lebih siap menghadapi berbagai risiko bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer