30.2 C
Makassar
Selasa, Agustus 4, 2026

Wajah Baru TPA Tamangapa, Pembenahan Sudah Tembus 70 Persen

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – TPA Tamangapa di Kecamatan Manggala kini mulai menunjukkan wajah baru setelah menjalani pembenahan besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Kawasan yang selama ini identik dengan tumpukan sampah terbuka dan bau menyengat itu perlahan berubah menjadi lebih tertata sebagai bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah modern.

Pembenahan tersebut menjadi langkah strategis Pemkot Makassar dalam mengakhiri praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka sekaligus memenuhi kebijakan pemerintah pusat yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Muhammad Amin, mengatakan progres pekerjaan saat ini telah melampaui 70 persen.

“Untuk progres pembenahan TPA Manggala, rata-rata sudah di atas 70 persen progresnya,” ujar Amin, Rabu 15 Juli 2026.

Baca juga:  Hiyar Abdi Hamzah Nilai Belum Ada Dasar Mendesak bagi Mediasi Pemprov Sulsel

Salah satu perubahan paling mencolok di kawasan TPA adalah penerapan metode cover soil atau penutupan timbunan sampah menggunakan tanah urug secara bertahap. Teknik ini dinilai mampu memperbaiki tampilan kawasan sekaligus mengurangi bau tidak sedap, menekan perkembangan lalat dan hama, serta meminimalkan risiko pencemaran lingkungan.

Menurut Amin, penggunaan cover soil merupakan salah satu syarat utama dalam proses transisi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Karena itu, kita berproses menuju sanitary landfill. Salah satu syarat utamanya adalah sampah harus ditutup menggunakan tanah urug agar tidak menimbulkan bau,” jelasnya.

Selain melakukan penutupan timbunan sampah, Dinas Pekerjaan Umum juga membangun berbagai infrastruktur pendukung di kawasan TPA. Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan sistem drainase, kolam penampungan air lindi (leachate pond), terasering pada area timbunan sampah, hingga akses jalan menuju lokasi TPA.

Baca juga:  Pusat Informasi Geologi hingga Kapoposang Jadi Fokus Pangkep Sambut Revalidasi UNESCO

Amin mengungkapkan, setiap hari sekitar 100 rit tanah urug didatangkan untuk mempercepat proses penutupan sampah sesuai standar pengelolaan modern. Sementara itu, sejumlah alat berat terus dioperasikan guna mendukung percepatan pekerjaan.

Di area bagian atas TPA, dua unit excavator dan dua unit bulldozer dikerahkan untuk melakukan penataan timbunan sampah. Sedangkan di area bawah, tiga unit excavator dan tiga unit bulldozer bekerja secara bersamaan agar proses pembenahan dapat berjalan lebih cepat.

“Selain penimbunan menggunakan cover soil, berbagai infrastruktur pendukung juga terus kami kerjakan di kawasan area TPA Tamangapa,” katanya.

Pembangunan akses menuju kawasan TPA juga terus berlangsung dan kini telah memasuki tahap pemasangan tiang pancang.

Baca juga:  Darije Kalezic Kembali ke PSM, Mengaku Terpanggil Selamatkan Juku Eja dari Masa Sulit

Transformasi TPA Tamangapa merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar mengubah sistem pengelolaan sampah dari pola open dumping menuju sanitary landfill. Nantinya, lokasi tersebut hanya akan menerima sampah residu atau sisa sampah yang tidak lagi dapat dimanfaatkan maupun didaur ulang.

Sementara itu, sampah organik dan anorganik diharapkan sudah dikelola sejak dari sumbernya melalui pemilahan di rumah tangga, pengomposan, budidaya maggot, hingga pemanfaatan bank sampah.

Amin memastikan seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kami target seluruh pembenahan TPA dapat dirampungkan, sesuai target waktu dari Pemerintah Pusat,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru