29 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Mayoritas dari Indonesia Timur, 25 Kepala Daerah Akan “Belajar” Pelayanan Publik di Singapura

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menyelenggarakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026. Program ini diikuti 25 kepala daerah yang terdiri atas 23 bupati dan dua wali kota. Salah satu lokasi pembelajarannya yakni ke Singapura.

Dalam pembukaan kegiatan di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala daerah agar mampu menjalankan pemerintahan secara efektif sekaligus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

“Untuk memberikan satu penguatan terhadap kapasitas kepemimpinan pemerintahan daerah agar mereka memiliki wawasan kebangsaan, memiliki sikap patriotik, bekerja secara sungguh-sungguh untuk membangun daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat dan tangguh,” kata Ace.

Baca juga:  Purbaya Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Tahun Depan, Investasi Jadi Kunci

Selain menerima pembekalan di dalam negeri, para peserta juga dijadwalkan mengikuti program pembelajaran di Singapura pada pekan depan. Mereka akan menjalani pendidikan di Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.

“Minggu depan para peserta nanti akan berangkat ke Singapura untuk mendapatkan pendidikan di Lee Kuan Yew School of Public Policy di National University of Singapore,” ujarnya.

Selama mengikuti program di Singapura, para kepala daerah yang mayoritas dari Indonesia Timur itu akan mempelajari berbagai praktik pelayanan publik, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pengelolaan sampah, hingga penerapan teknologi digital dalam sistem pemerintahan.

“Mereka nanti akan diberikan beberapa pengetahuan terutama tentang pelayanan publik ya. Misalnya seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, kemudian pengelolaan sampah, bagaimana penggunaan digital di dalam sistem pemerintahan, dan juga aspek-aspek yang lain,” jelas Ace.

Baca juga:  Kemendagri Masih Kaji Positif-Negatif Usulan Jabatan Kades Seumur Hidup

Tak hanya mengikuti sesi kelas, peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat pelayanan publik untuk melihat secara langsung penerapan sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Singapura.

“Nanti akan melakukan kunjungan lapangan ke pusat-pusat pemerintahan yang selama di Singapura memang memiliki pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ace menilai Singapura dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena dinilai memiliki praktik terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dapat menjadi referensi bagi para kepala daerah di Indonesia.

“Dan kita tahu bahwa hingga saat ini saya kira Singapura merupakan negara yang memiliki best practices dalam hal pelayanan publik,” pungkasnya.

Berikut daftar 25 kepala daerah peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026:

  1. Bupati Sinjai
  2. Bupati Banjarnegara
  3. Bupati Kotawaringin Barat
  4. Bupati Biak Numfor
  5. Bupati Manokwari
  6. Bupati Intan Jaya
  7. Bupati Mimika
  8. Bupati Maluku Tengah
  9. Bupati Kepulauan Tanimbar
  10. Bupati Halmahera Tengah
  11. Bupati Pulau Morotai
  12. Bupati Lembata
  13. Bupati Flores Timur
  14. Bupati Sumbawa Barat
  15. Bupati Hulu Sungai Tengah
  16. Bupati Sukamara
  17. Bupati Aceh Besar
  18. Bupati Seluma
  19. Bupati Polewali Mandar
  20. Bupati Muaro Jambi
  21. Bupati Kerinci
  22. Bupati Lebak
  23. Bupati Tulang Bawang Barat
  24. Wali Kota Lhokseumawe
  25. Wali Kota Pangkalpinang
Baca juga:  Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu, Ini Rekam Jejak dan Tantangannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer