34 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Rehabilitasi Irigasi Bilokka Sidrap Dikebut, Targetkan Petani Bisa Tanam 3 Kali Setahun

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Sidrap – Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bilokka di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), telah mencapai progres 73,36 persen. Infrastruktur yang menjadi bagian dari program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel itu ditargetkan memperkuat pasokan air untuk lahan persawahan seluas 1.323 hektare.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Bilokka masih terus dipacu.

“Alhamdulillah, progresnya saat ini menunjukkan peningkatan realisasi sudah 73,36 persen,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya, Sabtu 17 Oktober 2026.

Rehabilitasi DI Bilokka merupakan bagian dari Paket 3 program MYP rehabilitasi irigasi Pemprov Sulsel. Paket tersebut mencakup penanganan sembilan daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Barru, Sidrap, dan Pinrang.

Baca juga:  Kelangkaan BBM dan LPG Berdampak ke Sekolah, Pembelajaran di Sulsel Dialihkan Daring

Total anggaran untuk pengerjaan sembilan daerah irigasi tersebut mencapai Rp89 miliar.

Khusus di DI Bilokka, rehabilitasi dilakukan pada jaringan irigasi sepanjang kurang lebih 5.815 meter atau 5,8 kilometer. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung layanan pengairan bagi lahan persawahan sekitar 1.323 hektare.

Menurut Andi Sudirman, perbaikan jaringan irigasi menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Ia berharap rehabilitasi tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui perbaikan indeks pertanaman (IP).

“Kami berharap program recovery irigasi ini dapat meningkatkan produksi pertanian para petani yang sebelumnya Indeks Pertanaman (IP) 100 sekali tanam bisa menjadi IP 300, tiga kali tanam dalam setahun atau lima kali tanam dalam dua tahun,” jelasnya.

Baca juga:  Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Ini Besaran Sebenarnya

Target tersebut berarti pemerintah mengharapkan lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami sekali dalam setahun bisa ditingkatkan menjadi tiga kali musim tanam.

Meski demikian, realisasi peningkatan indeks pertanaman tetap bergantung pada ketersediaan air, kondisi jaringan irigasi, pola tanam, serta kesiapan petani di wilayah layanan DI Bilokka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer