Desa Terkini, Makassar – Darmawangsyah Muin dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu 28 Oktober 2026 sebagai bupati gowa definitif.
Ia mengatakan pembenahan internal pemerintahan dan keuangan daerah telah dilakukan sejak dirinya menerima surat keputusan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa. Upaya tersebut akan dilanjutkan setelah dirinya resmi menjabat sebagai bupati definitif.
“Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga,” tegasnya.
DM akroniknya menyebut sejumlah kewajiban keuangan daerah yang menjadi perhatian, mulai dari pembayaran utang, gaji, honorarium, hingga pemenuhan hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk pegawai paruh waktu.
Menurutnya, persoalan keuangan yang tertunda mulai terurai setelah pembenahan dilakukan. Pemerintah daerah kini berupaya menuntaskan kewajiban tersebut agar tidak terus berdampak terhadap aparatur maupun masyarakat.
“Alhamdulillah, utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Tahun ini kita fokus menyelesaikan persoalan keuangan yang berdampak langsung kepada ASN maupun masyarakat umum,” jelas politisi Partai Gerindra itu.
Di sisi penganggaran, Darmawangsyah juga mendorong percepatan penyusunan dan penetapan APBD pokok dengan mengacu pada program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi pemerintah daerah.
Ia berharap DPRD Gowa memberikan dukungan terhadap agenda tersebut agar proses penetapan anggaran dapat berjalan lebih cepat.
“Saya berharap DPRD mendukung seluruh program agar APBD pokok kita bisa menjadi yang tercepat di Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta Darmawangsyah memanfaatkan masa kepemimpinannya untuk memperkuat pelayanan publik dan menyelesaikan kewajiban pemerintahan.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di Kabupaten Gowa.
“Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar,” ujarnya.
DPRD Minta Stabilitas Pemerintahan Dijaga
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Darmawangsyah. Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Gowa itu berharap kepemimpinan bupati definitif menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Selamat atas pelantikan Ir. H. Darmawangsyah Muin, S.T., M.Si. sebagai Bupati Gowa untuk sisa masa jabatan 2025–2030. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik, membawa kemajuan bagi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Gowa,” demikian harapan Taufik.
Menurut Taufik, dinamika politik dan pemerintahan yang terjadi sebelumnya tidak seharusnya menghambat komunikasi antarlembaga. Ia meminta seluruh pihak mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat kolaborasi, dan memastikan program pembangunan berjalan dengan baik. Orientasi utama kita adalah kepentingan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan rakyat Gowa,” ungkapnya.
Ia juga menekankan agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari stabilitas politik dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang cepat, berkualitas, transparan, dan berkeadilan.
Taufik berharap koordinasi antara eksekutif dan legislatif semakin efektif, terutama dalam menjalankan fungsi pemerintahan, penganggaran, dan pengawasan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Andi Tenri Indah Darmawangsyah sebagai Bunda PAUD, Bunda Forum Anak, dan Bunda Literasi Kabupaten Gowa. Pengukuhan ini diarahkan untuk mendukung pendidikan anak usia dini, pemenuhan hak anak, serta pengembangan budaya literasi di Kabupaten Gowa.


