Desa Terkini, Lutim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat desa.
Kolaborasi tersebut diawali melalui sosialisasi Program Kolaborasi Digital yang digelar di Aula Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Luwu Timur, Rabu 29 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperluas akses jaringan telekomunikasi, meningkatkan literasi digital masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya Desa Digital di berbagai wilayah Luwu Timur, termasuk kawasan yang masih mengalami keterbatasan sinyal.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Lutim, Askar, mengatakan penguatan infrastruktur telekomunikasi menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang kini telah bertransformasi ke sistem digital.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah yang masuk kategori blind spot sehingga membutuhkan dukungan dari penyedia layanan telekomunikasi.
“Bantuan dari Indosat sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa di area blind spot. Saat ini seluruh pelaporan desa sudah beralih ke format digital (soft file),” ujar Askar saat membuka kegiatan.
Hal senada disampaikan Kepala Diskominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad. Ia menilai ketersediaan jaringan internet yang merata menjadi faktor penting, bukan hanya untuk mendukung pelayanan publik, tetapi juga memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Luwu Timur adalah daerah yang sangat indah. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan mampu memfasilitasi keindahan Luwu Timur agar dikenal luas oleh masyarakat Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Head of Home Sales Kalisumapa (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua) Indosat Ooredoo Hutchison, Ali Zaenal Abidin, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan digitalisasi melalui program Empowering Indonesia.
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk memperkuat penerapan pemerintahan berbasis digital atau smart government yang lebih efektif, efisien, dan mengurangi penggunaan dokumen berbasis kertas (paperless).
“Kami percaya kemajuan Indonesia berawal dari desa. Melalui semangat Empowering Indonesia, program Desa Digital ini hadir untuk menghubungkan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ali.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Lutim dan Indosat berharap transformasi digital dapat menjangkau seluruh desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses informasi, serta membuka peluang yang lebih besar bagi promosi potensi daerah di tingkat nasional.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Luwu Timur Senfry Oktavianus, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta perwakilan pemerintah desa.



