34 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Antrean Solar Mengular di Sejumlah SPBU Makassar, ESDM dan Pertamina Pastikan Pasokan Terpenuhi

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Antrean kendaraan roda empat dan lebih untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terlihat mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pantauan DesaTerkini.id di SPBU Jalan AP Pettarani, Daya, dan Tentara Pelajar pada Selasa hingga Rabu 13-14 Oktober 2026 memperlihatkan kendaraan mengantre untuk mendapatkan solar.

Kondisi tersebut terjadi di tengah pernyataan pemerintah yang memastikan ketersediaan BBM, khususnya solar dan Pertalite, di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih mencukupi.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rilke Jeffri Huwae, mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk mengevaluasi kuota dan stok BBM.

Baca juga:  Tak Perlu Mediasi, HAR : Hubungan DPRD dan Pemkab Gowa Terbukti Baik Lewat Paripurna

Hal itu disampaikan Rilke setelah bertemu Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu 14 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Komjen Pol Yudhiawan Wibisono, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar.

Rilke menegaskan pemerintah akan memastikan kebutuhan solar masyarakat di Sulsel, khususnya Makassar, tetap terpenuhi.

“Gini, masyarakat itu lihat di pemenuhannya. Kita tidak menginginkan nanti ada hitung-hitungan yang nanti justru akan diterjemahkan berbeda. Tapi yang penting adalah, seluruh kebutuhan solar di Sulawesi Selatan, di kota Makassar akan dipenuhi,” kata Rilke kepada awak media.

Ia juga menjelaskan, kuota BBM bersifat dinamis karena mengikuti perubahan kebutuhan dan pasokan. Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan maupun permintaan BBM dapat memengaruhi kebutuhan harian.

Baca juga:  Menko Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026

“Ya, jadi kita tuh gini, kuota ini kan sebetulnya dinamis. Jadi kita nggak bisa bilang angka 10. Besok kalau ada kebutuhan 11, Bapak-bapak semua sudah bilang bahwa 10 cukup bagi kita. Tapi ternyata ada peningkatan kendaraan bermotor, dia 12, negara disalahkan. Yang paling baik adalah konsep pikiran kita adalah semua pemenuhan bahan bakar, bahan solar, pertalite di Makassar sampai dengan saat ini, terpenuhi stok kita cukup,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian ESDM Komjen Pol Yudhiawan Wibisono meminta masyarakat tidak panik saat melakukan pengisian BBM.

Ia mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Baca juga:  PLN Percepat Program Listrik Desa, Target 5.700 Desa Berlistrik hingga 2029

“Kemarin kami sudah rapat juga dengan PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, jadi sebenarnya stoknya sudah tercukupi,” kata mantan Kapolda Sulsel itu.

Ia menambahkan, koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan solar dan Pertalite di Sulsel tetap terjaga.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengakui adanya peningkatan kebutuhan BBM di wilayah Makassar.

“Kami berharap semoga tidak seperti sebelumnya. Karena kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan energi di masyarakat,” ujarnya saat dihubungi DesaTerkini.id melalui pesan singkat, Selasa 13 Oktober 2026.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer