Desa Terkini, Makassar – Telkomsel mendorong talenta digital dan perusahaan rintisan di Makassar mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui program NextDev ke-12. Program ini diarahkan untuk mempertemukan inovator daerah dengan mentor dan ekosistem bisnis agar solusi digital yang dikembangkan dapat menjangkau pasar lebih luas.
Dorongan tersebut disampaikan dalam NextDev Local Meet-Up Makassar yang berlangsung di Bikin Bikin Creative Hub, Nipah Mall, Kamis (22/10), dengan mengusung tema “AI-Powered Innovations”.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari AI Tools Training, Inspiring Talks, Speed Networking, hingga Digital Showcase. Tiga narasumber yang dihadirkan yakni Founder & Director Kodeka Labs Naufal Fayyadh, CCO IONext Jaka Wiradisuria, serta Head Mentor NextDev Venture and Founder Assessment Dicky Sukmana.
General Manager Mobile Consumer Business Region Sulawesi Telkomsel, Andrew Mamahit, mengatakan NextDev tidak hanya menjadi ruang untuk membangun koneksi, tetapi juga mendorong inovator menghasilkan karya dan solusi digital.
“NextDev hadir bukan sekadar menjadi ruang untuk saling terhubung, melainkan wadah akselerasi dari connection menjadi creation. Kami percaya bahwa talenta dan inovator daerah tidak lagi dibatasi oleh faktor geografis. Dari Makassar sebagai hub utama Indonesia Timur, kami ingin mendorong lahirnya solusi digital yang berawal dari pemecahan masalah lokal, namun mampu memberikan dampak nyata secara nasional,” kata Andrew.
20 Startup Terpilih Ikuti Seleksi NextDev Academy
NextDev ke-12 diselenggarakan melalui tiga tahapan, yakni Scouting atau seleksi peserta, Academy atau pendampingan, dan Summit atau pemaparan hasil.
Sebanyak 20 peserta terpilih akan mengikuti proses validasi dan presentasi solusi. Dari tahap tersebut, peserta kembali diseleksi menjadi 10 startup yang berhak mengikuti NextDev Academy.
Sepuluh peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan dari mentor di sejumlah bidang, meliputi teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas.
Peserta terbaik juga berkesempatan menjajaki kerja sama bisnis dengan unit terkait di Telkomsel. Perkembangan solusi dan bisnis mereka selanjutnya akan dipaparkan dalam NextDev Summit pada 2027.
Alumnus sekaligus 10 besar finalis NextDev ke-11, Naufal Fayyadh, mengatakan program tersebut memberikan sejumlah manfaat bagi perkembangan perusahaan rintisan yang dibangun dari daerah.
“Sebagai founder startup dari daerah, NextDev memberikan tiga dampak terbesar bagi perkembangan bisnis kami, yaitu insight, networking, dan experience. Program ini bukan sekadar kompetisi, melainkan tempat kami mendapatkan bimbingan dari pakar industri, membuka jaringan nasional, hingga menguji mentalitas bisnis di panggung besar,” ujar Naufal.
Startup Belyo Lolos 20 Besar NextDev ke-12
Dalam NextDev Local Meet-Up Makassar, Telkomsel juga menghadirkan Pitching Battle yang diikuti tiga tim terpilih dari proses seleksi awal.
Ketiga tim tersebut mempresentasikan solusi digital berbasis AI di hadapan panel juri untuk mendapatkan masukan sekaligus memperluas peluang pengembangan bisnis.
Salah satu peserta, Belyo, terpilih melaju langsung ke 20 besar NextDev ke-12.
Belyo menawarkan solusi digital bagi pelaku usaha lokal yang masih mengelola katalog produk, pesanan, kurir, dan komunikasi pelanggan secara manual melalui berbagai kanal.
Platform tersebut menyediakan etalase produk dan fitur checkout yang terhubung dengan WhatsApp. Belyo juga mulai mengeksplorasi pemanfaatan AI melalui fitur BelyoAI.
Sepanjang 11 kali penyelenggaraan sebelumnya, NextDev telah mendampingi 162 perusahaan rintisan digital dari total 6.798 pendaftar.
Talenta digital dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia masih dapat mendaftarkan solusi mereka hingga 9 November 2026 melalui laman pendaftaran NextDev.
Program ini membuka kesempatan bagi inovator yang memiliki solusi untuk menjawab persoalan nyata, berpotensi memberikan dampak, memiliki keunikan, serta didukung fondasi bisnis yang memungkinkan pengembangan lebih lanjut.


