29 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Ceramah Kontroversial, Waketum MUI Serukan Boikot Habib Alwi Assegaf

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis meminta umat Islam tidak lagi mengundang Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf sebagai penceramah maupun mengikuti majelisnya.

Seruan tersebut disampaikan menyusul viralnya potongan video ceramah Habib Alwi yang menuai kecaman karena dinilai merendahkan perempuan dan tidak mencerminkan etika seorang pendakwah.

“Sodare-sodare, jangan undang lagi dan tak usah diikuti majelisnya orang model gini ya,” tegas Kiai Cholil Nafis melalui unggahan di akun X (Twitter) pribadinya @cholilnafis, dikutip dari laman MUI, Selasa (20/10/2026).

Rais Syuriah PBNU itu menegaskan bahwa latar belakang maupun status sosial seorang penceramah tidak membenarkan penyampaian dakwah yang bertentangan dengan nilai kesantunan.

Baca juga:  25.380 Pendamping Desa Serap 70 Persen Anggaran, DPR Minta Program Dievaluasi

“Seperti ceramahnya asli ini. Begini ini mau apapun statusnya tak layak menjadi penceramah. Bikin rusak agama dan manusia dengan ceramah model gini. Boro-boro menyebarkan Islam, malah ini yang merusak Islam,” ujar Cholil.

Kontroversi bermula dari rekaman ceramah yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, sosok yang diidentifikasi sebagai Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf membicarakan tarif ceramahnya yang disebut paling rendah mencapai Rp75 juta.

Ia kemudian melontarkan candaan tentang keinginannya mencari istri keempat dengan meminta santriwati dihadirkan di hadapan jemaah.

“Keluarkan santri-santri perempuan. Santri laki-laki gue udah eneg. Perempuan, keluarin ane mau pilih. Mudah-mudahan ada santri perempuan yang mau saya jadiin istri keempat,” kata pendakwah dalam rekaman tersebut.

Baca juga:  Konflik Timur Tengah, MUI Desak Pemerintah Lindungi WNI di Arab Saudi

Dalam video yang sama, ia juga menyampaikan kelakar yang dinilai merendahkan perempuan lanjut usia yang menghadiri majelisnya.

“Enggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan seger. Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda,” kelakarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer