33 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, PM Malaysia Tawarkan Bantuan

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan kesiapan negaranya untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap lintas batas (trans-boundary haze).

Selain menawarkan bantuan, Malaysia mengusulkan pembentukan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN guna memperkuat koordinasi antarnegara dalam menangani persoalan kabut asap.

Anwar mengatakan bahwa dirinya terus memantau perkembangan karhutla di Indonesia. Ia menyebut dampak kabut asap telah dirasakan masyarakat Malaysia, terutama terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Salah satu dampaknya adalah penutupan sekolah di sejumlah negara bagian dan wilayah di Malaysia.

“Malaysia tetap siap memberikan bantuan, seperti yang telah kami tawarkan sebelumnya,” kata Anwar dalam unggahan di Facebook, Senin (19/10/2026), seperti dilaporkan Malaymail.

Baca juga:  UMP 2027 Mengacu UU Baru, Menaker Ungkap Skema Penetapan Upah

Anwar juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu personel beserta berbagai aset udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, upaya pemadaman karhutla menghadapi tantangan yang kompleks. Luasnya wilayah terdampak serta kondisi cuaca yang sulit diprediksi menjadi kendala dalam proses penanganan kebakaran.

Ia menegaskan bahwa persoalan kabut asap lintas batas memerlukan komitmen dan tanggung jawab bersama dari seluruh negara di kawasan.

Kerja sama tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik Indonesia dan Malaysia sekaligus memperkuat semangat kolaborasi regional.

“Kami telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap lintas batas,” ujarnya, seperti dilaporkan Bernama.

Baca juga:  Airlangga Bicara Revisi UU Tipikor, Singgung Syarat RI Masuk OECD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer