28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Kebakaran Asrama TNI Makassar, Pangdam XIV/Hasanuddin: Ini Musibah, Kita Prihatin

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Kebakaran melanda kawasan Asrama TNI Mattoanging di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 1 September 2026 siang. Sebanyak 35 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut, sementara dua orang dilaporkan mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis.

Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Opu Daeng Risaju-Pajongan Deng Ngalle, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, informasi mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 13.40 Wita.

Petugas tiba di lokasi lima menit kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikuasai sekitar pukul 14.55 Wita, setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam.

Kepala Dinas Damkarmat Makassar Fadli Wellang mengatakan laporan kebakaran diterima di markas sekitar pukul 13.41 Wita. Saat petugas tiba, api telah membakar sejumlah bangunan di kawasan asrama.

Baca juga:  Hadapi Risiko Kebakaran di Kepulauan, Damkarmat Makassar Hadirkan API BAHARI

“Pemadaman berlangsung kurang lebih 1 jam 20 menit. Data terbaru, 35 rumah (terbakar) berikut yang terdampak,” ujar Kadis Damkar Fadli Wellang kepada wartawan di lokasi.

Sebanyak 25 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Selain itu, satu unit rescue turut diterjunkan sehingga total armada yang digunakan mencapai 26 unit dengan dukungan 78 personel untuk pemadaman dan penyelamatan.

Proses pemadaman sempat menghadapi sejumlah kendala. Akses jalan menuju lokasi yang relatif sempit menyulitkan pergerakan armada. Kondisi semakin berat karena angin bertiup cukup kencang sehingga api lebih cepat menjalar.

“Kendala tentu karena Jalan akses tadi cukup kecil, kemudian angin bertiup sangat kencang tadi saat pemadaman. Ini yang mempercepat terjadinya proses kebakaran,” jelasnya.

Baca juga:  HUT TNI ke-81, Imparsial Soroti Arus Balik Reformasi dan Meluasnya Peran Militer dalam Sipil

Pangdam Hasanuddin Turun Pantau Pemadaman

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen Bangun Nawoko turut hadir di lokasi saat proses pemadaman berlangsung. Ia terlihat memantau penanganan kebakaran sekaligus mengarahkan personel TNI untuk membantu petugas Damkarmat dan kepolisian.

“Ini musibah, kita prihatin,” singkatnya saat ditemui awak media di sela-sela pemadaman api.

Ia kemudian memberikan apresiasi terhadap kerja cepat personel Damkarmat Makassar yang berjibaku mengatasi kebakaran.

“Damkar luar biasa,” tegasnya.

Dua Orang Luka

Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.

“Satu korban laki-laki mengalami sesak napas dan dirujuk ke RS Bhayangkara oleh tim BPBD Makassar. Sementara satu korban laki-laki lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi dan dirujuk ke RS Labuang Baji,” ujar Fadli dalam keterangannya.

Baca juga:  Tawuran Berujung Pembusuran Anggota TNI di Makassar, Tujuh Orang Ditangkap

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas belum dapat memastikan apakah kebakaran berkaitan dengan gangguan kelistrikan yang terjadi sebelum api muncul.

Damkarmat menyebut kawasan tersebut sempat mengalami pemadaman listrik sebelum listrik kembali menyala dan kemudian terjadi kebakaran.

“Penyebab sementara masih diselidiki karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran,” jelasnya.

Danramil 1408-06/Mamajang Kapten Arh Jamaluddin mengatakan pihaknya juga masih menelusuri titik awal munculnya api. Sejumlah saksi di sekitar lokasi masih dimintai keterangan untuk membantu mengungkap penyebab kebakaran.

“Ya itu masih sementara ditelusuri. Saya belum menanya dari mana, kita belum tahu. Sementara jalan,” pungkasnya.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer