28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Prabowo Gelontorkan Rp240 Miliar Untuk Tangani Karhutla Kalbar

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) telah mencapai Rp240 miliar.

Hal itu disampaikan Raja Juli dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalbar, Jumat (23/10/2026).

Raja Juli menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pemerintah telah mentransfer Rp200 miliar kepada pemerintah provinsi dan 10 kabupaten/kota.

“Tadi betul kata Pak Gubernur ya, saya mengirim surat kepada Bapak Presiden untuk ada bantuan presiden kepada untuk Kalimantan Barat. Tahap pertama sudah turun Rp200 miliar dan itu langsung ditransfer kepada Pak Gubernur maupun kepada Bupati bupati terkait,” kata Raja Juli.

Baca juga:  Sebanyak 2.458 Penerbangan Terdampak Karhutla, Ini Daftar Bandara Terganggu

Selanjutnya, pemerintah mengajukan bantuan tambahan untuk kabupaten yang belum menerima bantuan pada tahap pertama, dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat keparahan karhutla di masing-masing wilayah.

Presiden menyetujui tambahan bantuan bagi empat kabupaten, yakni Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.

Menurut Raja Juli, dana tersebut telah masuk ke rekening masing-masing daerah sekitar dua hari sebelum pernyataannya disampaikan.

“Jadi total bantuan Presiden untuk penanganan karhutla dalam bentuk Banpres total Rp240 miliar,” katanya.

Raja Juli meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana tersebut sesuai peruntukannya dan surat edaran Menteri Dalam Negeri.

“Jadi supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri,” katanya.

Baca juga:  Sudah 7 Hari Berkobar, Karhutla Gunung Latimojong Enrekang Meluas hingga Pos 6

Ia menegaskan, dana Banpres tersebut dikelola langsung oleh pemerintah daerah dan terpisah dari dukungan pemerintah pusat untuk penanganan karhutla, seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing yang melibatkan BNPB, BMKG, Kementerian Kehutanan, serta kementerian dan lembaga lainnya.

Kalimantan Barat merupakan satu dari enam provinsi prioritas penanganan karhutla. Lima provinsi lainnya adalah Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, dan Riau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer