35 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Penerbangan Makassar-Jakarta Terganggu, 46 Penerbangan Bandara Sulhas Terdampak

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Maros – Dampak abu vulkanik mulai mengganggu konektivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhas), Makassar. Hingga Senin 7 September 2026 tengah malam, sebanyak 46 penerbangan dari dan menuju Makassar terdampak pembatalan.

Data Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencatat, penerbangan yang terdampak terdiri dari 20 penerbangan kedatangan dan 26 penerbangan keberangkatan.

Seluruh penerbangan tersebut merupakan rute yang terhubung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta.

Gangguan penerbangan ini berkaitan dengan kondisi operasional di Bandara Soekarno-Hatta yang turut terdampak situasi abu vulkanik.

Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang berlaku, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 23.59 WIB atau 00.59 WITA pada 7 September 2026.

Baca juga:  Bandara Soetta Kembali Dibuka, 113 Ribu Penumpang Diproyeksikan Hari Ini

Kondisi tersebut kemudian berimbas terhadap sejumlah penerbangan yang menghubungkan Jakarta dan Makassar.

Bandara Pantau Perkembangan Penerbangan

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi abu vulkanik serta potensi dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan maskapai dan InJourney Airports, termasuk pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, untuk mendapatkan pembaruan mengenai kondisi penerbangan.

Plt Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Fascal Ramadhan mengatakan pihaknya masih memperbarui data penerbangan yang terdampak.

“Bandara Sultan Hasanuddin terus mengikuti perkembangan informasi terkait kondisi abu vulkanik dan operasional penerbangan. Hingga saat ini pemantauan dan pembaruan data penerbangan yang terdampak di Bandara Sultan Hasanuddin, termasuk berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan jadwal penerbangan,” ujar Fascal.

Baca juga:  Kepala BKN Prof Zudan Angkat Bicara Polemik Penonaktifan Pejabat di Pemkab Gowa

Dengan jumlah penerbangan terdampak yang mencapai 46 penerbangan, perubahan operasional tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan penumpang yang menggunakan rute Makassar-Jakarta maupun sebaliknya.

Siapkan Penanganan Penumpang

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, Bandara Sultan Hasanuddin menyiapkan contingency plan dan service recovery action bagi penumpang yang terdampak pembatalan maupun perubahan jadwal penerbangan.

Kesiapan tersebut mencakup personel dan fasilitas pelayanan di bandara untuk menangani kemungkinan perubahan operasional lebih lanjut.

“Kami telah menyiapkan Contingency Plan dan Service Recovery Action untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Bandara Sultan Hasanuddin memastikan personel dan fasilitas pelayanan siap mendukung penanganan penumpang yang terdampak, serta terus berkoordinasi dengan maskapai agar setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti dengan cepat sesuai kondisi operasional,” jelasnya.

Baca juga:  Zulhas Sebut Pengelolaan Kopdes Diserahkan ke Desa Setelah Dua Tahun

Pihak bandara juga mengingatkan calon penumpang untuk memastikan kembali status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional dan keputusan maskapai maupun otoritas penerbangan.

Pemantauan terhadap kondisi abu vulkanik dan dampaknya terhadap penerbangan masih dilakukan secara berkelanjutan. Informasi mengenai perubahan jadwal maupun operasional penerbangan akan mengikuti perkembangan situasi di masing-masing bandara.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru