Desa Terkini, Makassar – Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi dengan menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kerja sama tersebut memungkinkan Pertamina memanfaatkan data kependudukan untuk melakukan verifikasi terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) konsumen secara langsung. Langkah ini ditempuh untuk memastikan LPG 3 kg yang mendapat subsidi pemerintah disalurkan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya.
Integrasi data kependudukan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 mengenai Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyebut penggunaan data NIK menjadi bagian dari upaya perusahaan membenahi tata kelola subsidi energi agar lebih akurat dan terukur.
Ia menilai validitas data penduduk memiliki peran penting dalam memastikan dana subsidi yang disediakan pemerintah tidak salah sasaran dan dapat memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip Kamis (13/8/2026).
Di sisi lain, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengungkapkan jumlah penduduk Indonesia hingga Semester I 2026 telah mencapai sekitar 290,1 juta jiwa.
Dari jumlah tersebut, hampir 99 persen penduduk yang masuk kategori wajib memiliki KTP telah melakukan perekaman data biometrik.
“Kami mengapresiasi kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga,” jelasnya.
Melalui akses terhadap data kependudukan tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap proses verifikasi identitas konsumen dapat berlangsung lebih cepat dan akurat. Sistem yang terhubung dengan Dukcapil juga dinilai berpotensi meningkatkan efisiensi dalam proses distribusi energi.
Ke depan, integrasi data tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam membangun mekanisme penyaluran energi yang lebih tepat sasaran, efisien, dan berkeadilan di berbagai wilayah Indonesia.
Reporter : Bayu


