33 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Kompetisi Jembatan dan Bangunan Gedung 2026, Ini Daftar Kampus Pemenang

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) meraih gelar juara umum dalam Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) XXI dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XVII 2026 yang berlangsung di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

UNY keluar sebagai juara umum KJI, sedangkan UNS menjadi juara umum KBGI. Kedua kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji kemampuan merancang dan membangun model infrastruktur.

Kompetisi yang berlangsung pada 18–22 Oktober 2026 itu diikuti 34 tim dengan total 76 mahasiswa dari 18 perguruan tinggi. Sebanyak 22 dewan juri dilibatkan untuk menilai hasil rancangan dan konstruksi peserta.

Dalam KJI XXI, persaingan berlangsung pada dua kategori, yakni jembatan model pelengkung dan jembatan model rangka baja.

Baca juga:  PLN Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik hingga 4 November 2026

Pada kategori jembatan model pelengkung, tim Jayawardhana dari UNY meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Villakarya dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), disusul Semetric dari Universitas Brawijaya (UB) di posisi ketiga.

Sementara itu, tim SAFIQ dari Unhas meraih juara harapan pertama. Adapun juara harapan kedua diraih Daruslan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pada kategori jembatan model rangka baja, tim Tatrahetsa dari Universitas Muhammadiyah Malang meraih juara pertama. Kastara dari Universitas Brawijaya menempati posisi kedua, sedangkan Barakka Team dari UNY berada di peringkat ketiga.

Untuk KBGI XVII, UNS meraih gelar juara umum setelah tim Carrera menjadi juara pertama pada klasifikasi model bangunan gedung baja.

Baca juga:  FH Unhas dan UNODC Bahas Kolaborasi Penegakan Hukum hingga Kejahatan Transnasional

Carrera mengungguli ZEN HORIZON dari Politeknik Negeri Jakarta yang menempati posisi kedua dan ADHEG TEAM dari Universitas Negeri Malang di posisi ketiga.

Sementara pada klasifikasi model bangunan gedung beton pracetak, juara pertama diraih Akral Amara dari Politeknik Negeri Malang. Posisi kedua ditempati Durbatos dari ITS, sedangkan Nata Bangun Karya dari UNS meraih juara ketiga.

Selain penghargaan utama, sejumlah tim juga memperoleh penghargaan khusus berdasarkan aspek desain, kreativitas, metode konstruksi, kinerja seismik, hingga kesesuaian hasil implementasi dengan rancangan awal.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, mengatakan KJI dan KBGI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan bertukar pengalaman.

Baca juga:  Daftar Lengkap 122 Pejabat Unhas yang Resmi Dilantik Rektor Prof JJ

“Kami mengapresiasi semangat seluruh tim yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kesempatan ini merupakan pengalaman berharga bagi kami untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan serupa,” ujar Suharman.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, mengatakan Unhas telah dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi nasional yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) selama empat tahun berturut-turut.

Dia berharap penyelenggaraan tersebut dapat mendorong lebih banyak mahasiswa Unhas mengikuti kompetisi rekayasa teknik tersebut.

“Kami berharap penyelenggaraan ini mendorong semakin banyak mahasiswa Unhas mengenal KJI dan KBGI, mempersiapkan diri, dan berpartisipasi. Semoga tahun depan lebih banyak tim Unhas yang lolos ke grand final dan meraih prestasi terbaik,” kata Suhasman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer