28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

GTR Ultra 2026 Tarik 900 Pelari dari 7 Negara, Tiga Gunung Jadi Tantangan

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Semarang – Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026 semakin memperluas jangkauan sebagai ajang lari lintas alam dengan melibatkan 900 pelari dari tujuh negara. Para peserta ditantang menaklukkan tiga gunung di kawasan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Minggu 27 September 2026.

Pada penyelenggaraan tahun keempat ini, peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari sejumlah negara seperti Selandia Baru, Prancis, Amerika Serikat, dan Inggris.

Jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 200 orang dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang berada di kisaran 700 peserta. Pada tahun lalu, peserta GTR Ultra tercatat berasal dari sekitar empat negara.

Race Director GTR Ultra 2026, Sri Agus Budi Santoso mengatakan, penyelenggaraan tahun ini masih mempertahankan empat kategori lomba, yakni 7 kilometer, 12 kilometer, 30 kilometer, dan 52 kilometer.

“Gajah Trail Run Ultra 2026 ini pelaksanaan tahun keempat, dengan kategori yang masih sama ada 7, 12, 30, 52 (kilometer),” kata Agus.

Baca juga:  Bromo Dibuka Kembali Usai Kebakaran 1.120 Hektare, Dewan Soroti Risiko Karhutla

Untuk kategori terjauh 52 kilometer, penyelenggara melakukan perubahan rute dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, peserta tetap diarahkan menuju kawasan Gunung Telomoyo dan melewati tiga gunung.

“Nanti melewati tiga gunung, yaitu Gunung Gajah, Gunung Telomoyo, Gunung Kendil,” ujar Agus.

Lintasan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi peserta. Pada kategori 52 kilometer, elevasi yang harus ditaklukkan mencapai sekitar 3.000 meter.

Selain menjadi ujian ketahanan fisik, karakter medan tersebut menjadi salah satu daya tarik GTR Ultra. Peserta dapat menikmati bentang alam kawasan Kayuwangi dengan panorama Gunung Gajah, Gunung Telomoyo, dan Gunung Kendil, sekaligus melihat Kota Salatiga dari ketinggian.

Salah satu peserta kategori 52 kilometer, Rimba Simanjuntak, datang dari Jakarta bersama lima rekannya. GTR Ultra menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba trail run dengan jarak 52 kilometer.

Baca juga:  160 Orang Tewas akibat Banjir Nepal-Tibet, Begini Kondisi WNI

“Ini kebetulan sama teman-teman kita mengikuti trail run, GTR ini. Dan kebetulan kami sama-sama ngambil yang kategori 52 km. Ini pertama kali, virgin trail-lah di 52,” kata Rimba.

Untuk menghadapi lintasan tersebut, Rimba mengaku telah mempersiapkan diri selama sekitar lima bulan. Ia bersama rekan-rekannya menargetkan dapat menyelesaikan perlombaan sebelum batas waktu atau cut off time (COT) yang ditetapkan penyelenggara.

“Jadi itu juga sebagai tantangan bagi kami yang sudah berumur, cukup berumurlah,” ujar pria yang hampir memasuki usia 60 tahun tersebut.

Rimba bahkan telah berada di kawasan Kayuwangi sejak dua hari sebelum perlombaan. Setelah mengikuti lomba, ia berencana tinggal sekitar dua malam lagi bersama keluarga untuk bersilaturahmi dengan kerabat di Salatiga sekaligus mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Semarang, Salatiga, dan sekitarnya.

Perkembangan jumlah peserta dan negara asal pelari turut memperkuat posisi GTR Ultra sebagai bagian dari geliat sport tourism di Jawa Tengah.

Baca juga:  Sudah 7 Hari Berkobar, Karhutla Gunung Latimojong Enrekang Meluas hingga Pos 6

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno sebelumnya mengatakan, penyelenggaraan berbagai event trail run di sejumlah daerah merupakan bagian dari upaya mengembangkan pariwisata olahraga di Jawa Tengah.

Selain menarik peserta dari berbagai negara, GTR Ultra juga memberikan dampak terhadap aktivitas di sekitar lokasi. Keterbatasan akomodasi di Kayuwangi membuat sejumlah rumah warga digunakan sebagai homestay untuk menampung peserta.

“Tentunya dengan jumlah peserta ini yang stay di sekitaran warga ini lumayan banyak. Karena memang tantangannya di desa sini adalah hotel masih belum begitu banyak,” ujar Agus.

GTR Ultra 2026 diselenggarakan Escape Nice berkolaborasi dengan Karang Taruna setempat. Event tersebut tercatat di International Trail Running Association (ITRA) dan berafiliasi dengan UTMB atau Ultra-Trail du Mont-Blanc.

Reporter : Bayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer