34 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Gandeng Schoters, SMA Athirah Bukit Baruga Buka Jalur Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – SMA Islam Athirah Bukit Baruga resmi meluncurkan Athirah Baruga Pathway, program pendampingan studi luar negeri yang dirancang untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi internasional dengan peluang meraih beasiswa.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekolah Islam Athirah dan Schoters, lembaga pendamping pendidikan internasional, serta Memorandum of Agreement (MoA) antara SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan Schoters. Penandatanganan berlangsung di Gedung Learning Excellence Center (LEC) Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar, Senin 3 Agustus 2026.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Departemen Kurikulum Sekolah Islam Athirah Saharuddin, Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dr. Bakry, M.Si., M.Stat., Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd., Kepala Human Capital Nurwahidah, A.Ma., SP., jajaran pimpinan sekolah, perwakilan Schoters, orang tua siswa, serta peserta didik.

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry, mengatakan Athirah Baruga Pathway merupakan program unggulan yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027 setelah dipersiapkan selama hampir satu tahun.

Baca juga:  Pendaftar UKM Protokoler Unhas Tembus 1.233, Kampus Soroti Pengembangan Talenta Mahasiswa

“Program ini bertujuan untuk membimbing, mendampingi, dan memfasilitasi siswa agar dapat melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk memperoleh beasiswa,” ujarnya.

Menurut Bakry, program tersebut dirancang secara terpadu dengan mengintegrasikan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sehingga peserta didik memperoleh bekal akademik maupun nonakademik yang dibutuhkan untuk bersaing di perguruan tinggi internasional.

Pendampingan dilakukan sejak siswa duduk di kelas X hingga kelas XII. Materinya meliputi penguatan kemampuan bahasa Inggris, peningkatan kompetensi akademik, penyusunan dokumen aplikasi, hingga strategi menembus perguruan tinggi luar negeri.

Ia menjelaskan, lahirnya Athirah Baruga Pathway merupakan respons atas meningkatnya minat orang tua dan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui jalur yang lebih terarah.

“Animo untuk memilih kampus luar negeri cukup tinggi, sehingga sekolah perlu hadir memberikan solusi melalui program ini,” katanya.

Baca juga:  Di Unhas, Telkomsel Ungkap Talenta yang Dicari Industri di Tengah Maraknya Penggunaan AI

Dalam pelaksanaannya, SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggandeng Schoters sebagai mitra strategis. Berdasarkan data yang dipaparkan sekolah, Schoters telah mendampingi sekitar 1.600 siswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, dengan sekitar 800 di antaranya berhasil memperoleh beasiswa.

Kerja sama tersebut juga menjadi kolaborasi pertama Schoters dengan sekolah di luar Pulau Jawa sekaligus yang pertama di kawasan Indonesia Timur.

Ketua Tim International Hub SMA Islam Athirah Bukit Baruga, A. Triana Kusumayanthi, S.S., mengatakan pendampingan yang diberikan Schoters mencakup seluruh tahapan proses, mulai dari persiapan awal hingga siswa memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dan beasiswa.

Ia menyebut SMA Islam Athirah Bukit Baruga menjadi sekolah pertama di Sulawesi Selatan yang menghadirkan program pathway studi luar negeri secara terstruktur.

“Harapannya, peserta Athirah Baruga Pathway dapat memanfaatkan privilese ini dengan belajar sungguh-sungguh, memperbaiki niat, serta terus memotivasi diri,” ujarnya.

Baca juga:  Akses Pendidikan Enrekang Dinilai Kemendagri Terbaik se-Sulawesi, Insentif Rp2 Miliar Menanti

Pada tahap awal, Athirah Baruga Pathway masih dijalankan sebagai program percontohan dengan melibatkan 20 siswa kelas XI. Seleksi peserta telah dilakukan sejak kelas X melalui tahapan administrasi, tes kemampuan bahasa Inggris, hingga persetujuan orang tua.

Program berdurasi empat semester atau sekitar dua tahun tersebut menargetkan para peserta telah memperoleh Letter of Acceptance dari perguruan tinggi luar negeri sebelum menyelesaikan pendidikan di bangku SMA.

Selain itu, peserta juga ditargetkan memiliki skor IELTS minimal band 6.0 sebagai salah satu persyaratan utama untuk melanjutkan studi ke berbagai universitas internasional. Mereka juga dibekali kemampuan menulis akademik, berpikir kritis, serta strategi menghadapi proses seleksi perguruan tinggi di luar negeri.

Melalui Athirah Baruga Pathway, SMA Islam Athirah Bukit Baruga berharap dapat memperluas akses siswa terhadap pendidikan global sekaligus mencetak lulusan yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer