34 C
Makassar
Jumat, September 18, 2026

Bupati Gowa Dorong Lulusan Polbangtan Jadi Penggerak Pertanian Berbasis Teknologi

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Gowa – Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mendorong lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi generasi baru yang mampu membawa inovasi dan teknologi untuk memperkuat sektor pertanian.

Pesan itu disampaikan Husniah saat menghadiri Wisuda Polbangtan Gowa 2026 di Aula Syekh Yusuf Kampus I Polbangtan Gowa, Senin (10/8).

Husniah mengatakan lulusan Polbangtan tidak cukup hanya menjadi tenaga kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka diharapkan mampu mengabdikan ilmu sekaligus hadir sebagai inovator dan penggerak pembangunan pertanian untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Jadilah generasi yang bukan hanya sekadar lulus, tetapi mampu mengabdi dengan memberikan ilmunya dan turun langsung ke masyarakat. Tenaga dan pemikiran mereka sangat dibutuhkan untuk mengembangkan pertanian, termasuk melalui pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Baca juga:  UMKM Butuh Akses Pembiayaan hingga Legalitas, Ini Dorongan Menteri UMKM di Unhas

Menurutnya, tantangan pembangunan pertanian saat ini semakin kompleks. Pertanian modern tidak lagi hanya berkaitan dengan benih, tanah, pupuk dan hasil panen, tetapi juga mencakup pemanfaatan data, teknologi digital, mekanisasi, kecerdasan buatan, efisiensi produksi, perubahan iklim, rantai pasok, hilirisasi, akses pasar hingga kewirausahaan.

Karena itu, Husniah berharap lulusan Polbangtan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadikan inovasi sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

“Indonesia membutuhkan generasi pertanian yang baru. Generasi yang memahami bahwa teknologi bukan ancaman bagi petani, tetapi instrumen untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Kita membutuhkan anak muda yang mampu melihat data sebelum mengambil keputusan, menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, serta mengubah hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah,” katanya.

Baca juga:  Profil dan Kekayaan Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Ditangkap KPK

Husniah menyebut Kabupaten Gowa memiliki potensi besar di sektor pertanian. Menurutnya, potensi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern dan inovatif.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang kolaborasi dengan Polbangtan Gowa maupun para lulusannya dalam mendukung berbagai program pembangunan pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Gowa siap berkolaborasi dengan lulusan terbaik Polbangtan. Kita sedang menjalankan berbagai program nasional dan tentunya membutuhkan kolaborasi serta dukungan, khususnya dari Polbangtan, agar ilmu yang dimiliki dapat digunakan untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Gowa,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Direktur Polbangtan Gowa Sartika Juwita mengatakan, keberhasilan 268 mahasiswa yang diwisuda merupakan hasil dari proses pendidikan dan kerja keras selama menempuh studi di Polbangtan Gowa.

Baca juga:  Gaji 10 Ribu ASN Gowa Akhirnya Cair, Pemkab Selesaikan Masalah Administrasi 2 Pekan

“Keberhasilan hari ini merupakan hasil kerja keras selama proses pendidikan. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat. Jadilah duta Polbangtan Gowa di mana pun kalian berada,” pesannya.

Sartika juga berpesan agar para lulusan mampu mengambil peran sebagai inovator, teknisi, penggerak masyarakat sekaligus calon pemimpin pertanian Indonesia di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks.

“Setelah hari ini, nama Polbangtan Gowa akan selalu melekat pada diri kalian. Karena itu, jagalah almamater dengan sikap dan karya yang baik. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Selamat mengabdi, kami bangga kepada kalian semua,” tambahnya.

Dalam wisuda tersebut, sebanyak 268 mahasiswa resmi menyelesaikan pendidikan. Rinciannya, 180 orang merupakan lulusan Sarjana Terapan, sedangkan 88 lainnya merupakan lulusan jenjang Ahli Madya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru