28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Bantuan Beras Bulog Tiga Bulan Kembali Disalurkan, 1,130 Juta Warga Sulselbar Jadi Sasaran

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Bantuan pangan berupa beras kembali disalurkan untuk masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Bulog mendapat penugasan menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

Wakil Pimpinan Bulog Sulselbar, Karmila, mengatakan bantuan tersebut menyasar 1,130 juta penerima di Sulsel dan Sulbar. Untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan, Bulog menyiapkan sekitar 33.000 ton beras.

“Kemenko sudah menugaskan kepada Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan alokasi Oktober, November, dan Desember. Untuk penerima bantuan pangan Desil 1, Desil 2, Desil 3, dan Desil 4,” kata Karmila saat ditemui awak media selepas acara Penyerahan Bantuan Beras oleh Menko Pangan di GOR Sudiang, Rabu 10 Oktober 2026.

Baca juga:  4.770 Formasi Sekolah Kedinasan Dibuka, Ini Rincian untuk 9 Instansi

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan sebelumnya untuk periode Juli, Agustus, dan September telah terealisasi 100 persen.

“Kalau untuk bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, September, alhamdulillah kita sudah realisasi 100 persen. Setelah realisasi 100 persen, makanya Bulog mendapatkan penugasan untuk menyalurkan kembali bantuan pangan alokasi Oktober, November, dan Desember,” ujarnya.

Selain bantuan beras gratis bagi penerima pada Desil 1 hingga Desil 4, Bulog juga mendapat penugasan untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Untuk wilayah Sulselbar, Bulog mendapat alokasi SPHP sebanyak 74.000 ton dari total penugasan nasional yang disebut mencapai 1 juta ton.

Karmila mengatakan penyaluran SPHP tetap dilakukan melalui sejumlah kanal, termasuk pasar tradisional, ritel modern, serta kegiatan Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan provinsi.

Baca juga:  750 Keluarga di Biringkanaya Terima Bantuan Beras 5 Kg dari Zulhas, Penerima : Semoga Bisa Dapat Lagi

Di Kota Makassar, Bulog juga telah bekerja sama dengan pasar tradisional melalui enam titik kios Pangan Bulog yang berada di pasar pencatatan SP2KP.

“Sehingga beras SPHP diyakini tetap ada di tengah-tengah masyarakat, baik di pasar tradisional, ritel modern, maupun di kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilakukan kerja sama Dinas Ketahanan Pangan provinsi,” katanya.

Selain beras, Bulog Sulselbar juga mendapat penugasan penyaluran jagung sebanyak 6.000 ton. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai 5.700 ton.

“Jagung tadi disampaikan bahwa jagung harganya 5.000, dan kita sudah menyalurkan dari kuota 6.000 ton, sekarang Bulog sudah menyalurkan 5.700 ton,” tutup Karmila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer