28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Pimpin PSSI Sulsel, Appi Soroti Minimnya Wasit dan Pelatih Berlisensi Internasiona

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Munafri Arifuddin resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan periode 2026–2030. Appi sapaanya membawa sejumlah agenda pembenahan, mulai dari pembangunan infrastruktur sepak bola, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga mengembalikan prestasi Sulsel di tingkat nasional.

Munafri yang akrab disapa Appi ditetapkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan Ketua Umum PSSI Sulsel di Hotel Aryaduta, Makassar, Selasa 27 Oktober 2026.

Keputusan kongres juga menetapkan Mulia Prianto sebagai anggota formatur pendamping untuk membantu penyusunan struktur kepengurusan baru.

Usai terpilih, Appi mengatakan kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan pembinaan sepak bola secara berjenjang. Hal itu mencakup kompetisi usia muda, pembinaan klub lokal, serta perbaikan tata kelola organisasi agar lebih transparan.

Menurutnya, pengembangan sepak bola tidak bisa hanya mengandalkan organisasi, tetapi membutuhkan dukungan fasilitas, pemerintah, dan kolaborasi antarkabupaten maupun kota.

“Upaya memajukan olahraga tidak bisa berdiri sendiri, melainkan serta membutuhkan dukungan dari semua pihak, fasilitas yang memadai, kolaborasi antar-Askab/Askot, dan dukungan penuh dari Pemerintah,” ujarnya.

Baca juga:  Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden FIFA Puji Kesuksesan Timnas Indonesia

Mantan CEO PSM Makassar itu menegaskan, kemajuan sepak bola Sulsel membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk dukungan dari pengurus pusat PSSI untuk memperkuat program pembinaan di daerah.

“PSSI Provinsi Sulawesi Selatan ini akan lebih besar kalau kita semua bersatu, mencurahkan segala sumber daya yang kita miliki untuk membangun sepak bola Sulawesi Selatan,” kata Appi.

Wali Kota Makassar tersebut juga berharap pengurus pusat PSSI memberikan arahan dan dukungan terhadap program kerja kepengurusan baru.

“Kepada Bapak Wakil Ketua Umum, Bapak Sekjen, dan seluruh pengurus pusat PSSI, kami butuh dukungan dan arahan maksimal,” imbuhnya.

Bidik Dua Stadion Baru

Salah satu agenda yang disoroti Appi adalah penguatan infrastruktur sepak bola. Ia mengungkapkan rencana pembangunan dua stadion baru di Sulawesi Selatan yang masing-masing akan dibangun Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar.

Baca juga:  Lahan Makam Makassar Menipis, Munafri Cek Calon TPU di Desa Tompobulu Maros

Menurutnya, pembangunan fasilitas olahraga harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet dan pengembangan komunitas sepak bola.

“Pembangunan fasilitas dan pembenahan olahraga, kita harapkan menjadi tambahan ruang bagi aktivitas latihan, pembinaan atlet, serta pengembangan komunitas sepak bola di Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Selain infrastruktur, Appi menyoroti keterbatasan sumber daya manusia, khususnya wasit dan pelatih asal Sulawesi Selatan yang memiliki lisensi internasional.

Ia menilai pembenahan sepak bola tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pemain. Kompetensi pelatih, profesionalisme wasit, serta sistem pembinaan juga harus diperkuat.

Karena itu, peningkatan kompetensi dan perluasan akses sertifikasi bagi tenaga teknis sepak bola akan menjadi bagian dari agenda kepengurusan periode 2026–2030.

“Dengan pembinaan SDM yang lebih kuat, kita mampu membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini hingga kompetisi tingkat senior,” katanya.

Target Kembalikan Prestasi Sulsel

Di sisi prestasi, Appi menargetkan sepak bola Sulawesi Selatan kembali kompetitif di tingkat nasional, termasuk melalui ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Baca juga:  Liga Desa Resmi Bergulir, Mendes Tegaskan Pemain Wajib Ber-KTP Desa 2 Tahun

Berbekal pengalamannya memimpin sejumlah klub olahraga, ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kerja sama organisasi, klub, pelatih, pemain, pemerintah, dan masyarakat.

Appi juga menyinggung PSM Makassar sebagai salah satu kekuatan sepak bola daerah yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam membangun prestasi.

Namun, menurutnya, keberhasilan klub harus diikuti pembenahan organisasi dan sistem pembinaan secara menyeluruh di tingkat provinsi.

“Semangat kebersamaan, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kualitas SDM, menjadi fondasi bagi kebangkitan sepak bola Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Penetapan Appi sebagai Ketua Asprov PSSI Sulsel diharapkan menjadi momentum pembenahan organisasi sekaligus memperluas pembinaan sepak bola di daerah.

Kongres tersebut turut dihadiri Sekjen PSSI Yunus Nusi, Wakil Ketua Umum PSSI Prof. Dr. Zainuddin Amali, Plt Ketua PSSI Sulsel Mayjen Rudi Yulianto, serta para pemilik suara PSSI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer