28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Hari Desa Nasional 2027 Hadirkan 14 Lomba, Liga Desa Diikuti 20 Ribu Tim

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Bandung Barat – Pemerintah menyiapkan 14 perlombaan dalam rangkaian Festival Bangun Desa Bangun Indonesia untuk memperingati Hari Desa Nasional 2027. Kegiatan yang mencakup Liga Desa hingga kompetisi desa ekspor itu diarahkan untuk mengembangkan potensi masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di tingkat desa.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memperkuat persatuan antarwarga, membuka ruang bagi pengembangan potensi generasi muda, serta menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Insya Allah, dengan begini akan membangkitkan rasa persatuan kesatuan desa kemudian silaturahmi akan semakin kuat, UMKM akan bangkit, ekonomi desa akan bergerak,” ujar Yandri saat peluncuran Peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026–2027 di Lapangan Panglejar, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat, Sabtu 10 Oktober 2026.

Peringatan Hari Desa Nasional dipusatkan pada 15 Januari 2027. Menurut Yandri, Festival Bangun Desa Bangun Indonesia akan menghadirkan 14 perlombaan yang dirancang untuk mendorong masyarakat mengembangkan potensi desa sesuai kemampuan masing-masing.

Baca juga:  Kemenpar Dorong Desa Wisata Jadi Destinasi Edutrip, Sasar Lebih dari 460 Sekolah

Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, Desa dengan BUMDes Terbaik, Pemuda Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba.

Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di sejumlah provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Liga Desa Diikuti 20 Ribu Tim

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah Liga Desa, kompetisi sepak bola antardesa yang dirancang sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda. Yandri menegaskan, pemain yang bertanding harus merupakan warga desa sesuai tujuan penyelenggaraan kompetisi.

Pada musim 2026–2027, Liga Desa disebut diikuti sekitar 20 ribu tim dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Pemerintah berharap kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperkuat interaksi antarwarga dan memberi dampak ekonomi bagi pedagang kecil serta pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Baca juga:  BYD Buka Lebih dari 9.000 Loker, Ekspansi EV Makin Agresif

Yandri menilai pengembangan sumber daya manusia dan pemanfaatan potensi desa perlu terus diperkuat agar mampu menciptakan lapangan kerja. Ia juga mendorong masyarakat desa untuk tidak memandang rendah identitas dan potensi wilayahnya.

“Tidak perlu malu menjadi orang desa, insya Allah desa-desa di Jawa Barat desa-desa di Indonesia akan menjadi pelaku utama ekonomi Indonesia Insya Allah akan go internasional,” kata dia.

Bandung Barat Dorong Produk Unggulan Desa

Kabupaten Bandung Barat menjadi tuan rumah peluncuran Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026–2027. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, peringatan tersebut perlu menjadi momentum memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan potensi desa.

“Bagi kami di Kabupaten Bandung Barat, desa adalah penggerak pembangunan yang harus diberi ruang untuk tumbuh sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayahnya,” ujarnya.

Selain pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan produk unggulan. Salah satu peluang yang disambut pemerintah daerah adalah rencana kerja sama Kemendes PDT dengan Indonesia Diaspora SME-SMI Export Empowerment & Development (ID SEED) untuk mengembangkan produk unggulan desa tematik dan desa ekspor.

Baca juga:  Liga Desa Resmi Bergulir, Mendes Tegaskan Pemain Wajib Ber-KTP Desa 2 Tahun

Jeje menyebut Bandung Barat memiliki potensi di sektor pertanian, hortikultura, peternakan, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut dinilai perlu ditingkatkan nilai tambah, daya saing, dan jangkauan pasarnya.

Ia mendorong kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat agar pengembangan potensi desa menghasilkan peluang usaha serta lapangan kerja.

Peluncuran kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Utusan Khusus Presiden Bidang Pemberdayaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad, Anggota DPR RI Verrell Bramasta, serta Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail.

Liga Desa musim 2026–2027 kemudian dibuka dengan pertandingan antara tim Desa Cisomang Barat dan Desa Wangunsari.

Reporter : Bayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer