Desa Terkini, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman resmi melantik Andi Winarno Eka Putra sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin 5 Oktober 2026. Prosesi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.
Dalam pelantikan tersebut, Andi Sudirman menitip pesan kepada Andi Winarno untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memastikan roda pemerintahan dan pelaksanaan program prioritas Pemprov Sulsel berjalan berkesinambungan.
“Dengan ini secara resmi melantik Saudara Andi Winarno Eka Putra, S.STP., M.H., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” kata Andi Sudirman saat membacakan SK pelantikan.
Andi Sudirman menekankan realisasi target pekerjaan menjadi salah satu tugas utama yang harus dikawal Andi Winarno sebagai Pj Sekda.
“Itu yang paling pertama. Kemudian target bagaimana program-program pemerintah, baik nasional, program Asta Cita Bapak Presiden maupun program-program provinsi,” ujarnya.
Selain memastikan target pekerjaan berjalan, Andi Sudirman meminta Pj Sekda mengoordinasikan seluruh jajaran pemerintahan agar bergerak dalam satu arah dalam menjalankan program strategis.
Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran penting dalam mengoordinasikan perangkat daerah sekaligus memastikan kebijakan dan program prioritas diterjemahkan menjadi pekerjaan konkret.
“Kemudian bagaimana menjadi teladan bagi yang dipimpin untuk selalu turun, melihat bagaimana mengikuti progresnya, ikut terlibat langsung dalam setiap program-program strategis provinsi,” katanya.
Dikesempatan yang sama, Andi Winarno menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan.
“Tentu kita harap hal ini untuk memastikan roda pemerintahan Provinsi Sulsel tetap berjalan stabil,” tegasnya.
Menurut Andi Winarno, koordinasi internal menjadi salah satu langkah awal untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami tugas dan target yang harus dijalankan selama dirinya mengemban tugas sebagai Pj Sekda.
“Kita akan memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh perangkat daerah. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan program-program pemerintah dapat dilaksanakan sesuai target,” katanya.
Andi Winarno juga menegaskan akan mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo serta berbagai program strategis Pemprov Sulsel. Mulai dari membantu penyusunan kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan efektif, terpadu, dan sesuai arah pembangunan daerah.
Ia menekankan bahwa kesinambungan menjadi prinsip penting selama menjalankan tugas sebagai Plh Sekda Sulsel. Menurutnya, program yang telah berjalan dan menjadi prioritas pemerintah tetap perlu dikawal agar dapat terlaksana sesuai target.
“Apa yang sudah berjalan dan menjadi program prioritas pemerintah tetap kita kawal bersama. Kita juga akan memastikan koordinasi dengan pimpinan dan perangkat daerah berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Andi Winarno sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sulsel untuk mengisi kekosongan jabatan setelah Sekda Sulsel Jufri Rahman memasuki masa purnabakti per 1 Oktober 2026.
Dengan pelantikan tersebut, Andi Winarno kini menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Sulsel.
Profil Andi Winarno Eka Putra
Andi Winarno bukan merupakan pejabat baru di lingkungan Pemprov Sulsel. Ia sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel.
Sebelum memimpin Bapenda, pria kelahiran Ujung Pandang 16 Juli 1981 itu pernah menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulsel.
Ia juga pernah ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bone pada 2024 saat masih menjabat Kepala Diskominfo-SP Sulsel.
Winarno merupakan Purna Praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang kini menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia menyelesaikan pendidikan kedinasannya pada 2005.


