28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Viral Ratusan Pikap Kopdes Berjejer di Mal GTC Makassar, Ini Penjelasan Pengelola

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Ratusan mobil pikap berwarna putih yang disebut sebagai armada operasional Koperasi Desa (Kopdes) viral setelah terlihat berjejer di area parkir Mal Graha Tata Cemerlang (GTC), Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Keberadaan kendaraan tersebut ternyata bukan karena mangkrak. Armada itu ditampung sementara di area parkir mal sebelum didistribusikan ke sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang menjadi lokasi program Kopdes.

Lurah Tanjung Merdeka, Muhammad Armansyah, membenarkan keberadaan ratusan kendaraan tersebut di kawasan Mal GTC. Ia mengatakan informasi yang diterimanya, kendaraan itu memang sengaja ditempatkan sementara sebelum dikirim ke berbagai daerah.

“Saya tahu ada di situ (mobil Kopdes diparkir), cuma saya tidak tahu sampai kapan. Kalau sesuai aturannya, saya diberitahu bahwa armada itu memang mau diparkir di sana,” kata Armansyah, Senin 28 September 2026 dikutip dari Kompas.

Baca juga:  Viral! Gubernur Andi Sudirman Jelaskan Maksud Pernyataan “Semakin Tanam Pisang, Semakin Tidak Saya Kerja”

Menurut Armansyah, penggunaan lahan parkir tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan oleh pihak pengelola mal. Kendaraan disebut akan didistribusikan ke kabupaten-kabupaten di Sulsel.

“Dari pihak pengelola GTC yang menghubungi. Dia bilang, ‘Pak, disimpan di sini dulu sebelum dibawa ke seluruh daerah di Sulsel, nanti mau didistribusikan ke seluruh kabupaten’,” tuturnya.

Sementara itu, Operasional Manager Mall GTC Makassar, Ruslan, menjelaskan bahwa area parkir luar mal disewa oleh pihak vendor atau pemilik armada karena membutuhkan lahan luas untuk menampung kendaraan dalam jumlah besar.

“Dia cuma sewa parkir saja, karena kan dia cari lahan yang besar. Ada vendor yang penitipan mobilnya di situ, jumlahnya sekitar 100 lebih unit mobil pikap,” terang Ruslan.

Baca juga:  Hari Desa Nasional 2027 Hadirkan 14 Lomba, Liga Desa Diikuti 20 Ribu Tim

Ruslan mengatakan penyewaan lahan dilakukan secara harian dan bersifat sementara. Hingga Senin (28/9), kendaraan tersebut telah berada di lokasi sekitar sepekan.

“Sudah seminggu (parkir), mereka bayar parkir tiap hari. Kalau masalah spesifiknya saya kurang tahu pasti, karena mereka cuma numpang parkir dan kebetulan lahan kami banyak yang kosong,” katanya.

Ia menyebut kendaraan tersebut ditampung di GTC untuk menghindari penumpukan kendaraan di kawasan pelabuhan sebelum dikirim ke daerah tujuan.

“Informasi yang saya dengar, mobil-mobil ini mau dikirim ke daerah-daerah yang memiliki program Kopdes. Di sini penampungan sementara, karena kalau di pelabuhan kan tidak bisa menampung terlalu lama,” ujarnya.

Distribusi kendaraan pun disebut telah mulai berjalan. Ruslan mengaku melihat sejumlah unit sudah meninggalkan area parkir untuk dikirim ke daerah tujuan.

Baca juga:  Fokus Mitigasi dan Pemulihan, Pemkab Luwu Bentuk 10 Desa Tangguh Bencana, Ini Daftarnya

“Saya lihat sudah mulai keluar beberapa unit untuk dikirim. Kelihatannya masa penyewaan parkirnya sudah mau selesai,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer