Desa Terkini, Maros – Penyanyi Ari Lasso menjadi salah satu penumpang pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar yang mengalami gangguan teknis saat proses keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis 3 September 2026. Pesawat Boeing 737-800 (B738) tersebut kemudian berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhas), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Ari Lasso mengungkap pengalaman tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyampaikan apresiasi kepada pilot dan kopilot yang dinilainya berhasil menangani kondisi pesawat hingga dapat mendarat dengan aman.
“Salut dan respek untuk Kapten dan CoPilot Garuda GA 604 Jkt-Makassar pagi tadi yang dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal,” tulis Ari Lasso di akun Instagra resminya, @ari_lasso.
Ari Lasso juga memberikan apresiasi kepada petugas Bandara Sultan Hasanuddin yang telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung sebelum pesawat tiba.
“Salut juga untuk Ground Crew Bandara Hasanuddin yang tampak telah siap ‘menyambut pendaratan’ dgn berbagai peralatan pendukung hingga mobil pemadam yang tampak standby,” lanjutnya.
Ia mengaku bersyukur dapat tiba dengan selamat di Makassar bersama seluruh penumpang dan awak pesawat.
“Terlepas dari itu semua saya dan tentu semua bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan. Amen,” tulis Ari Lasso.
Bandara Sulhas Siagakan Tim Penyelamatan
Bandara Internasional Sulhas sebelumnya menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia sekitar pukul 07.00 WITA terkait kondisi teknis yang dialami pesawat Garuda Indonesia GA604 dalam penerbangan dari Jakarta menuju Makassar.
Communication Departement Head Regional V, Taufan Yudhistira, mengatakan pihak bandara langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan unsur operasional, terutama Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), untuk memastikan kesiapan menghadapi kedatangan pesawat.
Sejumlah personel dan kendaraan pendukung disiapkan, termasuk kendaraan utama F1, F2, Nurse Tender serta sejumlah kendaraan pendukung lainnya.
Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), Base Rescue Lanud serta Kantor Otoritas Bandara Wilayah V.
Sebelum mendarat, pesawat GA604 melakukan fly pass untuk memastikan kesiapan operasional di darat. Pesawat kemudian mendarat dengan baik di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA.
Runway Ditutup Sementara
Setelah pesawat berhasil mendarat, Bandara Sultan Hasanuddin menutup sementara Runway 03-21 melalui Notice to Airmen (NOTAM) pada pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.
Penutupan dilakukan sebagai bagian dari proses penanganan dan untuk memastikan aspek keselamatan operasional. Setelah pesawat dipindahkan menuju parking stand di apron untuk menjalani penanganan teknis, tim teknik landasan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan landasan tetap aman sebelum kembali digunakan untuk operasional penerbangan.
Pada pukul 10.30 WITA, Runway 03-21 kembali dibuka dan dapat digunakan untuk penerbangan. Bandara memastikan operasional penerbangan selanjutnya berjalan normal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan.
Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan kesiapan dan koordinasi seluruh unsur menjadi prioritas dalam menghadapi kondisi yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.
“Begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat. Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman, dan proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi,” ujar Lukman.
Pihak Bandara Sulhas turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan GA604.
Bandara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan penerbangan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.
Reporter : Andi Alfath


