Desa Terkini, NTT – PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi yang terjadi pada Sabtu 15 Agustus 2026 menyebabkan sejumlah infrastruktur kelistrikan terdampak.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan seluruh sumber daya perusahaan dikerahkan untuk mempercepat normalisasi pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Hal tersebut disampaikan Darmawan melalui keterangan resmi pada Minggu 16 Agustus 2026.
Darmawan mengatakan dirinya berada di Labuan Bajo untuk memantau langsung penanganan dampak gempa sekaligus memastikan pemulihan sistem kelistrikan berjalan cepat.
“Saya berada di Labuan Bajo dalam rangka menangani bencana gempa yang terjadi di Pulau Flores. Tim PLN langsung bergerak cepat mengatasi kondisi sistem kelistrikan yang sempat terdampak karena terjadinya bencana gempa,” kata Darmawan.
11 Gardu Induk Kembali Beroperasi
Menurut Darmawan, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan menangani pembangkit dan jaringan kelistrikan yang sempat mengalami gangguan akibat gempa.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan pasokan listrik sekaligus mendukung aktivitas masyarakat setelah bencana.
Sebanyak 11 gardu induk yang sebelumnya mengalami padam telah berhasil dioperasikan kembali. Pemulihan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Flores.
Dari total 59 penyulang yang terdampak gempa, sebanyak 58 penyulang telah kembali beroperasi. Dengan demikian, tingkat pemulihan sistem kelistrikan telah mencapai sekitar 98,3 persen.
88 Persen Pelanggan Kembali Teraliri Listrik
Selain memulihkan infrastruktur utama kelistrikan, PLN juga telah mengembalikan aliran listrik kepada sekitar 88 persen pelanggan yang terdampak.
PLN memastikan percepatan penanganan di lapangan terus dilakukan untuk memulihkan seluruh sistem kelistrikan yang masih mengalami gangguan.
Pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi infrastruktur dan keselamatan petugas di tengah situasi pascagempa.
PLN menegaskan proses pemulihan akan terus dilanjutkan hingga seluruh jaringan dan pelanggan terdampak dapat kembali memperoleh pasokan listrik secara normal.
Reporter : Ivan


