28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Zulhas Siapkan Desa Tematik Perikanan, Punya Lahan 1.000 Meter Diprioritaskan

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengumumkan pemerintah akan membangun 40 ribu desa tematik perikanan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Program tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dengan aset yang nantinya menjadi milik desa.

“Nelayan di Indonesia baru 103 nilai tukarnya. Saya umumkan kita akan membangun 40 ribu desa tematik untuk ikan,” kata Zulhas saat memberikan pemaparan dalam Seminar Nasional Kopdes/Kel Merah Putih di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan desa yang ingin memperoleh program tersebut diminta segera menyiapkan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi.

Baca juga:  Hadiri Rakerkonas APINDO di Makassar, Zulhas Jamin Pasokan Beras Tetap Aman

Desa yang lebih cepat mengusulkan lahan akan diprioritaskan menerima bantuan.

“Siapa desa yang dapat, segera lapor, lahan 1.000 meter dapat duluan,” ujarnya.

Menurut Zulhas, setiap desa tematik perikanan akan memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar.

Infrastruktur yang dibangun nantinya akan diserahkan kepada Kopdes Merah Putih untuk dikelola sebagai aset desa.

Ia pun meminta asosiasi kepala desa menggerakkan para kepala desa agar segera menyiapkan persyaratan sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Berebut, berlomba. Siapa yang punya tanah 1.000 meter langsung lapor dikerjakan. Kalau tidak selesai tahun ini, tahun depan kita kerjakan,” katanya.

Zulhas mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.

Baca juga:  Kemenpar Dorong Desa Wisata Jadi Destinasi Edutrip, Sasar Lebih dari 460 Sekolah

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer