34 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Wali Kota Makassar Janjikan Rehabilitasi Pasar Pa’baeng-baeng dan Beri Modal Pedagang

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengupayakan percepatan rehabilitasi berupa perbaikan fisik dan tambahan modal di Pasar Pa’baeng-baeng pascakebakaran menghanguskan 37 unit kios dan los pedagang.

Kebakaran terjadi di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 2 September 2026 sekitar pukul 03.30 Wita.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Appi mengatakan pemerintah akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur pasar agar para pedagang dapat kembali beraktivitas dalam waktu dekat.

Menurutnya, penanganan Pasar Pa’baeng-baeng berbeda dengan lokasi kebakaran permukiman karena bangunan yang terdampak merupakan tempat usaha masyarakat.

“Di pasar ini sangat berbeda karena ini tempat jualan bukan tempat tinggal sehingga yang harus kita perbaiki secepatnya infrastruktur,” ucap Appi kepada wartawan.

Appi telah meminta Perumda Pasar Raya dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar segera melakukan rehabilitasi terhadap bagian pasar yang terdampak kebakaran.

Baca juga:  Rakernas APEKSI, Walkot Makassar Tegaskan Komitmen Bangun Kota Tangguh Bencana

Ia memperkirakan proses perbaikan dapat rampung dalam waktu sekitar dua hingga tiga pekan sehingga pedagang bisa kembali menggunakan los untuk berjualan.

“Sehingga los-los yang ada seperti atap supaya cepat ada rehabilitasi supaya mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2/3 minggu lah proses ini kita memastikan los-los tempat jualan ini bisa digunakan kembali untuk para pedagang,” jelasnya.

Selain perbaikan fisik pasar, pemerintah juga menyiapkan upaya untuk membantu pedagang mendapatkan tambahan modal agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.

Hal itu disampaikan Appi setelah seorang pedagang menanyakan secara langsung mengenai bantuan permodalan saat dirinya berada di lokasi kebakaran.

Appi mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pedagang untuk mengakses pembiayaan melalui perbankan, salah satunya lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Tentu, usaha itu selalu ada kita akan mempertemukan melalui pak Lurah untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan melalui bank-bank untuk penyaluran KUR,” jelasnya.

Baca juga:  Perbaikan Jalan Sulsel Digenjot, 49 Ruas Dikerjakan-36 Lainnya Tahap Perencanaan

Ia menilai pemulihan modal menjadi hal penting agar pedagang yang terdampak tidak hanya mendapatkan tempat berjualan kembali, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghidupkan kembali usahanya.

Karena itu, Appi meminta jajarannya segera melakukan pendataan terhadap seluruh pedagang yang terdampak kebakaran.

“Maka dari itu ini sangat penting untuk memastikan putaran modal dari pedagang itu bisa jalan lagi. Saya akan mempertemukan nanti kita atur kita akan identifikasi berapa banyak pedagangnya apakah bank Sulselbar apakah Himbara,” katanya.

Menurut Appi, identifikasi jumlah pedagang menjadi tahap awal untuk menentukan skema dukungan permodalan yang paling sesuai, termasuk kemungkinan akses pembiayaan melalui Bank Sulselbar maupun bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca juga:  Lahan Makam Makassar Menipis, Munafri Cek Calon TPU di Desa Tompobulu Maros

Evaluasi Sistem Pencegahan Kebakaran

Selain penanganan terhadap pedagang, Appi meminta pengelola pasar melakukan evaluasi terhadap sistem mitigasi kebakaran.

Kebakaran di Pasar Pa’baeng-baeng dinilai menjadi momentum bagi Perumda Pasar Raya untuk memastikan setiap pasar memiliki fasilitas yang memadai guna mengantisipasi kejadian serupa.

Salah satu fasilitas yang disoroti adalah ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran.

“Ini pelajaran buat kita khususnya teman-teman yang ada di pasar objek seperti ini harus sediakan apar atau hidran. Jadi mulai saat ini saya berharap pak dirut PD Pasar untuk memperhatikan dan mitigasi bencana kebakaran yang terjadi,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Makassar kini memprioritaskan percepatan pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan. Di saat bersamaan, aspek pencegahan juga diminta diperkuat untuk meminimalkan risiko kebakaran di pasar-pasar lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru