28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

DPRD Gowa Usulkan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif, Singgung Serapan Anggaran dan Posisi Wabup

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Gowa – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa resmi mengusulkan Darmawangsyah Muin menjadi Bupati Gowa definitif untuk melanjutkan sisa masa jabatan 2025–2030. Pengusulan ini dilakukan setelah pemberhentian Sitti Husniah Talenrang dari jabatan bupati melalui SK Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Paripurna ke-27 Masa Sidang Pertama Tahun 2026 DPRD Gowa yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Jumat malam 16 Oktober 2026. Sidang dipimpin Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota dewan.

Sebelum membuka rapat, Fahmi memastikan pelaksanaan paripurna telah memenuhi ketentuan tata tertib DPRD.

“Sudah memenuhi sesuai Pasal 170 ayat 2 yang berbunyi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat pertama dikecualikan bagi rapat DPRD yang bersifat pengumuman. Oleh karenanya, Rapat Paripurna ke-27 Masa Sidang Pertama Tahun 2026 DPRD Kabupaten Gowa, saya buka dengan resmi dan terbuka untuk umum,” tegas Fahmi.

Fahmi kemudian mengetuk palu sidang sebanyak tiga kali sebelum mempersilakan Sekretaris Dewan (Sekwan) membacakan SK Mendagri terkait pemberhentian bupati sebelumnya dan penunjukan Darmawangsyah Muin.

Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab mengatakan, pelaksanaan paripurna tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Mendagri melalui Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). DPRD bergerak cepat merespons arahan pemerintah pusat agar proses pergantian kepemimpinan di Gowa segera diproses.

Baca juga:  Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama Rebut Pole Position Moto3

“Malam hari ini kita melaksanakan rapat paripurna untuk usul definitif Bupati Gowa. Ini respons DPRD Gowa atas instruksi Mendagri lewat Pak Gubernur untuk segera melakukan rapat paripurna,” ungkap Hasrul yang juga Politisi Partai Gerindra itu.

Setelah paripurna selesai, DPRD akan menyiapkan dokumen administrasi untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. Hasrul menargetkan berkas pengusulan tersebut dapat dikirimkan ke Kemendagri pada awal pekan depan.

“Semoga hari Senin kita bisa kirim berkasnya ke Kemendagri,” tegasnya.

Pengisian Kursi Wakil Bupati Gowa Belum Dibahas

Di sisi lain, proses pengusulan Darmawangsyah sebagai bupati definitif akan berdampak pada kekosongan jabatan Wakil Bupati Gowa.

Meski demikian, DPRD Gowa belum membahas calon maupun mekanisme pengisian posisi tersebut. Hasrul Abdul Rajab mengatakan, legislatif masih memprioritaskan penyelesaian administrasi pengangkatan Darmawangsyah hingga resmi dilantik sebagai bupati definitif.

Pembahasan mengenai pengganti wakil bupati nantinya akan melibatkan partai politik pengusung setelah proses pengangkatan bupati definitif selesai.

Baca juga:  Resmi! Gubernur Sulsel Terima SK Pemberhentian Husniah Talenrang Jadi Bupati Gowa

“Untuk calon wakil belum kita bicarakan. Fokus kami bagaimana Pak Bupati bisa segera dilantik definitif dulu. Setelah definitif, baru kita bicarakan bersama teman-teman partai pengusung,” tutupnya.

Darmawangsyah Pilih Fokus Bekerja, Serapan APBD Baru 19,5 Persen

Usai mengikuti rapat paripurna, Darmawangsyah Muin menegaskan tidak ingin larut dalam dinamika politik pergantian kepemimpinan. Ia memilih segera membenahi pemerintahan daerah dan menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih tertunda.

Darmawangsyah mengatakan, masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah Kabupaten Gowa. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah rendahnya realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia mengungkapkan, tingkat penyerapan anggaran Gowa saat ini baru mencapai 19,5 persen. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian dalam penilaian kinerja pemerintah daerah secara nasional.

“Pokoknya tidak usah dulu kita bicara, kita kerja saja dulu. Masih banyak PR yang menunggu. Nanti kita menilailah, insyaallah pada saatnya,” ujar Darmawangsyah.

Ia mengakui capaian penyerapan anggaran tersebut masih menjadi pekerjaan besar yang harus segera ditangani. Untuk memperbaikinya, Darmawangsyah mengandalkan koordinasi dan komitmen bersama antara jajaran eksekutif dan legislatif.

Baca juga:  Polisi Geledah Rujab dan Kantor Bupati Gowa, 5 Boks Dokumen Diamankan

“Memang penilaian kita secara nasional kita minus hari ini, karena memang penyerapannya masih 19,5 persen anggaran. Ini menjadi perhatian nasional. Tapi insyaallah dengan komitmen kita bersama, kolaborasi eksekutif dan legislatif, saya yakin di akhir tahun kita akan plus kembali,” jelasnya.

Selain persoalan anggaran, Darmawangsyah juga menyatakan kesiapannya melanjutkan kepemimpinan hingga akhir masa jabatan 2025–2030. Ia memandang posisi tersebut sebagai amanah sekaligus konsekuensi dari penugasan negara dan daerah.

Sebagai wakil bupati (Wabup) yang sejak awal berpasangan dalam kontestasi Pilkada Gowa, ia memastikan siap menjalankan tanggung jawab pemerintahan setelah proses pengangkatan definitif diselesaikan.

Namun, ketika ditanya mengenai evaluasi terhadap kebijakan pemerintahan sebelumnya, Darmawangsyah memilih tidak memberikan komentar. Ia menegaskan ingin memusatkan perhatian pada pekerjaan dan agenda pemerintahan ke depan.

“Ini penugasan, sebuah konsekuensi jabatan politik dan penugasan dari negara serta daerah. Sebagai wakil bupati yang dari awal maju di pilkada, tentu kita siap melaksanakan amanah negara. Terkait kebijakan sebelumnya, nanti kita bicara, saya tidak ingin berkomentar. Saya fokus bekerja saja dulu,” tambahnya.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer