30.2 C
Makassar
Selasa, Agustus 4, 2026

Kopdes Merah Putih Kini Boleh Kelola Tambang, Sumur Minyak hingga PLTS

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih kini memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor strategis. Selain sektor perdagangan dan distribusi, koperasi juga diberikan ruang mengelola usaha di bidang pertambangan, minyak dan gas, pengolahan kelapa sawit hingga energi baru terbarukan.

Hal tersebut disampaikan Ferry Juliantono saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu 12 Juli 2026.

Menurut Ferry, pemerintah telah membuka peluang bagi Kopdes untuk mengelola sumur minyak rakyat atau idle well serta usaha pertambangan mineral.

“Kemudian memperbolehkan koperasi sekarang untuk masuk ke berbagai sektor, mengelola sumur minyak rakyat atau idle well. Koperasi sekarang sudah boleh mengelola tambang mineral,” kata Ferry.

Baca juga:  Menkop: 15.845 Kopdes Merah Putih Sudah Rampung dan Siap Beroperasi

Ia juga mengungkapkan bahwa Kopdes mulai merambah sektor industri pengolahan. Salah satunya melalui pembangunan pabrik minyak kelapa sawit (CPO) yang akan diresmikan pada Agustus 2026 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Bulan Agustus kami akan meresmikan pabrik CPO di Musi Banyuasin, Kabupaten di Sumatra Selatan. Itu Koperasi Unit Desa Sejahtera,” ujarnya.

Selain itu, pada Agustus mendatang juga dijadwalkan beroperasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1 megawatt yang dikelola Kopdes di Desa Semburlaut, Pulau Galang Baru, Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan operasional sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah selesai dibangun.

Ferry turut melaporkan perkembangan pembentukan Kopdes Merah Putih. Hingga saat ini, sebanyak 83.000 koperasi telah memiliki badan hukum. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.845 koperasi telah selesai dibangun lengkap dengan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga:  KMP Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makassar Dilalap Api, Operasi SAR Berlangsung

Sementara itu, sebanyak 19.539 kopdes/kel lainnya masih dalam tahap pembangunan. Dengan demikian, total sekitar 35.000 koperasi telah selesai maupun sedang dibangun.

“Jadi total kurang lebih 35.000, Bapak Presiden,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, pembangunan koperasi akan berjalan seiring dengan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi para manajer koperasi yang ditargetkan selesai pada pekan pertama Agustus 2026.

“Mereka akan kami tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapannya,” katanya.

Ferry optimistis perluasan peran koperasi ke berbagai sektor usaha akan meningkatkan daya saing koperasi nasional. Menurutnya, koperasi yang selama ini tertinggal dibandingkan badan usaha swasta maupun badan usaha milik negara memiliki peluang menjadi penggerak baru perekonomian nasional sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di daerah.

Baca juga:  Dari Kandang Bebek Menjadi Rumah Koran, Kisah Desa Kanreapia Bangun Pertanian Lewat Literasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru