23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Kupas Masalah Lokal, Apdesi Sulsel Akan Bawa Seminar Nasional Kopdes ke Makassar

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menjadi pelaksana Seminar Nasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tingkat regional yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 29 Juli 2026.

Kegiatan yang direncanakan digelar di Four Points by Sheraton Makassar tersebut merupakan tindak lanjut dari Seminar Nasional KDKMP bertema “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat” yang telah diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 16 Juli 2026.

Sekretaris Umum (Sekum) Apdesi Sulawesi Selatan, Umi menyampaikan, seminar di Makassar menjadi bagian dari upaya “melokalkan” pembahasan yang sebelumnya telah dilakukan di tingkat nasional agar pemahaman mengenai program KDKMP semakin luas di daerah.

Baca juga:  Manajer Kopdes Digaji Pemerintah, Pegawai Dibayar Sesuai Pendapatan Koperasi

“Satu kali lagi yang mau saya tambahkan bahwa, setelah kegiatan seminar nasional KDKMP di Jakarta, akan diadakan kegiatan serupa di masing-masing wilayah per pulau. Tanggal 20 Juli 2026 di Sumatera Utara, Jawa Barat dan Makassar 29 Juli, dan Apdesi sebagai pelaksana kegiatannya,” ujarnya.

Kepala Desa Padang Kalua, Kabupaten Luwu itu menjelaskan, seminar regional tersebut akan menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah pusat sebagai narasumber.

Rangkaian acara direncanakan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, dilanjutkan pemaparan dari Menteri Koperasi serta Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara, sebelum memasuki sesi diskusi dan berbagi pengalaman (sharing session).

Menurutnya, pelaksanaan seminar di berbagai wilayah diharapkan dapat memperkuat pemahaman pemerintah desa terhadap arah kebijakan Kopdes/Kel Merah Putih sekaligus mempercepat implementasi program di daerah.

Baca juga:  Menkop Bilang Kopdes Jangan Main Tambang

Sebelumnya, Seminar Nasional KDKMP di Jakarta mengangkat tema “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat”.

Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa program Kopdes lahir sebagai respons atas ketimpangan pembangunan ekonomi, khususnya di desa dan kelurahan. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

“Dalam diskusi ini, saya menjelaskan secara utuh latar belakang lahirnya Program KDKMP, mulai dari proses pembentukan hingga percepatan operasionalisasinya. Program ini dihadirkan sebagai jawaban atas ketidakmerataan pembangunan ekonomi, khususnya di desa dan kelurahan,” ujar Ferry dalam forum.

Karena itu, kata Ferry, pemerintah ingin memastikan koperasi menjadi instrumen yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat secara langsung dan berkelanjutan.

Baca juga:  Menkop: 15.845 Kopdes Merah Putih Sudah Rampung dan Siap Beroperasi

“Kopdes membangun harapan baru agar masyarakat desa memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pasar. Dengan semangat gotong royong, kita ingin menghadirkan koperasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan kedaulatan ekonomi rakyat,” terangnya.

Seminar nasional di TMII turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia Hamdi Moeloek, jajaran wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta perwakilan asosiasi pemerintah desa dari berbagai daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru