Desa Terkini, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membagikan telepon seluler (ponsel) gratis kepada masyarakat.
Program tersebut akan terintegrasi dengan penyediaan rekening digital gratis bagi warga yang memenuhi kriteria.
Hashim menjelaskan, setiap ponsel yang dibagikan nantinya akan dilengkapi rekening digital dengan saldo awal sebesar Rp50 ribu.
Program ini secara khusus menyasar masyarakat yang baru berusia 17 tahun dan belum pernah memiliki rekening bank.
“Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing,” ujarnya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).
Adik Presiden Prabowo tersebut menyebutkan bahwa pemerintah telah menunjuk dua bank untuk mendukung pelaksanaan program rekening gratis, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Kedua bank itu akan memfasilitasi pembukaan rekening bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan.
Hashim menyebut, sekitar 30 persen penduduk Indonesia saat ini masih belum memiliki rekening bank.
“Menurut Bank Dunia, dan saya kira pemerintah juga sependapat, 30 persen penduduk kita belum memiliki rekening bank. Mereka berada di luar sektor perbankan,” ujarnya.
Lebih lanjut, rekening digital tersebut dirancang menjadi sarana penyaluran bantuan tunai pemerintah kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.
Dengan sistem ini, distribusi bantuan diharapkan dapat dilakukan secara langsung melalui rekening digital milik penerima.
Ke depan, pemerintah berencana mengakhiri penyaluran bantuan tunai.
Sebagai gantinya, Kementerian Keuangan akan mengirimkan dana bantuan langsung ke rekening digital yang terpasang pada ponsel masing-masing penerima manfaat.
Meski demikian, pelaksanaan program rekening gratis tersebut belum direncanakan untuk dimulai pada tahun ini.


