28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Unhas Dorong Pala di Kampung Weri-Saharey Fakfak Jadi Briket dan Biochar

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Tim 15 Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong pengembangan komoditas pala di kawasan transmigrasi Kampung Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tidak berhenti pada penjualan bahan mentah.

Dorongan itu dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Implementasi Agroindustri Pala Terintegrasi: Pembangunan Sarana Pascapanen dan Pengolahan Biomassa untuk Energi Terbarukan” yang berlangsung di Kantor Distrik Fakfak Timur pada 6 September 2026.

Dalam forum tersebut, masyarakat bersama Tim 15 membahas pengolahan pascapanen, pemanfaatan limbah pala, hingga penguatan kelembagaan dan pemasaran hasil produksi.

Salah satu hasil pembahasan adalah kesepakatan pengelolaan alat uji coba pengering pala oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). Lembaga tersebut nantinya bertanggung jawab terhadap pemanfaatan dan pemeliharaan alat agar dapat digunakan oleh masyarakat dan kelompok tani.

Baca juga:  Munafri Resmikan Dealer Geely di Makassar, Investasi Otomotif Bertambah

Selain pengolahan hasil utama, FGD juga membahas pemanfaatan limbah pala, khususnya cangkang pala yang selama ini sebagian dibuang atau digunakan secara sederhana sebagai bahan pengasapan.

Tim mendorong limbah tersebut diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti briket biomassa dan biochar.

Pemanfaatan cangkang pala sebagai biomassa diarahkan untuk mengurangi limbah produksi sekaligus membuka peluang diversifikasi usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

Aspek pemasaran juga menjadi perhatian dalam diskusi. Masyarakat mengusulkan BUMKam dan koperasi desa (Kopdes) mengambil peran dalam pengelolaan serta pemasaran hasil pala.

Model tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap penjualan pala dalam bentuk bahan mentah kepada pengepul.

Dengan pemasaran secara kolektif, hasil produksi petani dapat dihimpun dan dikelola melalui kelembagaan kampung sebelum dipasarkan. Pola tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi tawar petani sekaligus meningkatkan nilai ekonomi yang diterima masyarakat.

Baca juga:  Daftar Lengkap 122 Pejabat Unhas yang Resmi Dilantik Rektor Prof JJ

Kepala Distrik Fakfak Timur, Gani Samai, mengapresiasi keterlibatan masyarakat Kampung Weri-Saharey dalam program Ekspedisi Patriot. Ia meminta masyarakat menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka secara terbuka kepada tim.

“Yang paling penting adalah keterbukaan masyarakat. Sampaikan apa adanya dan sejujur-jujurnya agar program yang dijalankan dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Gani.

Pengembangan agroindustri pala di Weri-Saharey selanjutnya diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup pengolahan pascapanen, pemanfaatan limbah, penguatan kelembagaan kampung, dan pemasaran.

Tim 15 Ekspedisi Patriot Unhas diharapkan dapat melanjutkan pendampingan dan koordinasi dengan masyarakat, kelompok tani, lembaga kampung, serta pemerintah daerah agar hasil pembahasan dapat ditindaklanjuti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer