28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

160 Orang Tewas akibat Banjir Nepal-Tibet, Begini Kondisi WNI

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Nepal – Banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tiongkok pada Rabu 26 Agustus 2026 dilaporkan menewaskan sekitar 160 orang.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan hingga Kamis 27 Agustus 2026 belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban atau terdampak bencana tersebut.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di kawasan terus memantau perkembangan situasi pascabencana.

“Kedutaan Besar RI (KBRI) Dhaka dan Beijing terus memantau perkembangan situasi pascabanjir bandang di wilayah perbatasan Nepal-Tibet,” ucap Heni Hamidah di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.

Ada 45 WNI Tinggal di Nepal

Heni mengatakan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing juga berkoordinasi dengan komunitas WNI serta Konsulat RI di Kathmandu untuk memastikan kondisi warga negara Indonesia di kawasan terdampak.

Baca juga:  Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Kendaraan Penyedot Berdaya Tinggi dari Jepang

Saat ini, tercatat sekitar 45 WNI berdomisili di Nepal. Perhatian khusus diberikan kepada WNI yang tengah melakukan perjalanan wisata, terutama mereka yang mengikuti kegiatan pendakian.

KBRI Dhaka juga mengimbau agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal agar segera memberikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi para wisatawan Indonesia yang berada di negara tersebut.

Selain melakukan pemantauan, perwakilan RI juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang berada di Nepal dan Tiongkok untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Tingkatkan kewaspadaan, ikuti arahan otoritas setempat, hindari wilayah terdampak, pantau informasi melalui sumber resmi,” kata Heni.

Kemlu Siapkan Hotline Darurat

Kemlu mengingatkan WNI di Nepal dan Tiongkok untuk segera menghubungi perwakilan RI apabila menghadapi situasi darurat.

Baca juga:  Bupati Gowa Ajak Jaga Persatuan di HUT RI Ke-81, Posisi Duduk Bersama Wabup Jadi Sorotan

WNI yang berada di Nepal dapat menghubungi hotline KBRI Dhaka di +880 161-4444-552.

Sementara itu, WNI di Tiongkok dapat menghubungi hotline KBRI Beijing di +8618610455488 melalui WeChat, telepon, maupun SMS.

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Dhaka dan KBRI Beijing akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah perbatasan Nepal-Tibet serta berkoordinasi dengan otoritas dan komunitas WNI untuk memastikan keselamatan warga Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer