28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Gunung Ibu Malut Erupsi Berulang, Warga Dilarang Mendekat 2 Km

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Malut – Aktivitas vulkanik berupa erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, masih tergolong waspada. Gunung api tersebut saat ini berada pada Level II (Waspada), sehingga masyarakat maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, Richard, mengatakan aktivitas erupsi Gunung Ibu masih berlangsung dengan interval yang relatif sering. Erupsi dapat terjadi sekitar 30 menit hingga satu jam sekali.

“Gunung ibu saat ini masih di level 2 waspada, warga dan wisatawan dilarang beraktivitas di radius 2 km,” ujar Richard saat dikonfirmasi, Sabtu 15 Agustus 2026 dikutip dari CNN Indonesia.

Baca juga:  Hotel Dalton Kebanjiran Tamu Imbas Pembatalan Penerbangan di Bandara Sulhas

Menurut Richard, tinggi kolom abu yang keluar saat erupsi bervariasi, yakni sekitar 200 hingga 1.000 meter dari atas puncak. Sementara itu, aktivitas kegempaan Gunung Ibu masih menunjukkan kondisi fluktuatif.

Kegempaan tersebut didominasi gempa-gempa vulkanik yang hingga kini masih terus terekam oleh peralatan pemantauan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun memperbarui sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat di sekitar Gunung Ibu. Warga, pengunjung, wisatawan, maupun nelayan diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius 2 kilometer.

Selain itu, terdapat perluasan area larangan aktivitas secara sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah utara dari kawah aktif Gunung Ibu, khususnya pada wilayah yang bukan berada di arah kawah.

Baca juga:  BGN Gandeng Kader Posyandu, Pengawasan Program MBG Diperkuat

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan abu. Jika terjadi hujan abu vulkanik, warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker serta kacamata pelindung.

PVMBG turut mengingatkan seluruh pihak agar menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar terkait aktivitas Gunung Ibu. Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak memiliki sumber jelas.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diimbau terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas vulkanik.

Informasi mengenai aktivitas dan rekomendasi Gunung Ibu juga dapat dipantau masyarakat, instansi pemerintah, serta pihak terkait melalui aplikasi Magma Indonesia

Baca juga:  RI Pertimbangkan Setop Ekspor Gas, Menko Bahlil: Harus Survival

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer