35 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Sekolah Negeri Bakal Gratis, Prabowo Tambah Layar Pintar di Ruang Kelas

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan memperjuangkan agar seluruh sekolah negeri di Indonesia dapat memberikan pendidikan tanpa pungutan biaya alias gratis.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI sekaligus Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.

Prabowo menegaskan pendidikan merupakan hak seluruh anak Indonesia sehingga pemerintah perlu memastikan akses pendidikan dapat dijangkau tanpa terkendala biaya.

“Pemerintah juga akan memperjuangkan seluruh sekolah negeri tidak dipungut bayaran. Ini adalah cita-cita pendiri bangsa kita pendidikan adalah hak semua anak Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tetap dapat memilih sekolah swasta. Namun, pemerintah akan berupaya memastikan anak-anak Indonesia memiliki pilihan untuk memperoleh pendidikan gratis melalui sekolah negeri.

Baca juga:  Prabowo Beberkan Capaian Infrastruktur Desa: Ribuan Jembatan dan 3.000 Titik Air Dibangun

“Bagi mereka yang punya kemampuan silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat. Tapi untuk pemerintah kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” katanya.

Selain persoalan biaya pendidikan, pemerintah juga berencana memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.

Prabowo mengatakan setiap sekolah di Indonesia akan mendapatkan tambahan tiga interactive flat panel (IFP) atau layar pintar interaktif. Dengan tambahan tersebut, setiap sekolah ditargetkan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi perangkat pembelajaran digital.

“Akhir tahun ini, kalau tahun lalu baru terima 1, akhir tahun ini semua sekolah di Indonesia akan punya 4 ruangan yang memiliki IFP. IFP ini akan memudahkan guru dan murid untuk belajar dan mengajar. Kita juga akan mengadakan long distance learning, pembelajaran lewat siaran jarak jauh,” kata Prabowo.

Baca juga:  25.380 Pendamping Desa Serap 70 Persen Anggaran, DPR Minta Program Dievaluasi

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membuka akses pembelajaran jarak jauh bagi siswa dan guru di berbagai daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat direnovasi dalam beberapa tahun ke depan.

Prabowo menegaskan perbaikan fasilitas pendidikan merupakan tanggung jawab negara agar seluruh siswa dapat belajar di lingkungan yang aman dan layak.

“Kita akan menyelesaikan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan paling lambat tahun 2029. Bagi saya, negara wajib memastikan setiap anak Indonesia belajar di sekolah yang aman dan bermartabat. Sekolah adalah tempat anak-anak Indonesia membangun masa depannya,” ucap Prabowo.

Rencana pendidikan gratis bagi sekolah negeri, penguatan fasilitas pembelajaran digital, serta percepatan renovasi sekolah menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

Baca juga:  Tiga Rekomendasi APDESI Merah Putih untuk Prabowo: HGU Desa, Dana Sawah, hingga Reforma Agraria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru