23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Wakajati Sulsel Hadiri Pelepasan Bantuan Alsintan dan Bibit Pertanian Senilai Rp1 Triliun

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prihatin menghadiri pelepasan penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin (6/7/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Pelepasan bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, di antaranya Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, para bupati dan wali kota, serta petani penerima manfaat.

Nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp1 triliun. Pada tahap pertama, pemerintah mendistribusikan bantuan senilai Rp323 miliar sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian di Sulawesi Selatan.

Baca juga:  Kementan Tetapkan Harga Ayam Hidup Rp19.500 dan Telur Rp24.000 per Kg Mulai 15 Juli 2026

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI atas dukungan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan melalui penyaluran bantuan tersebut.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan. Saya mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bibit yang dibagikan harus benar-benar ditanam, dijaga dan dirawat agar memberikan hasil maksimal,” seru Gubernur.

Bantuan yang disalurkan mencakup benih padi untuk lahan seluas 142.920 hektare, benih jagung 126.415 hektare, kakao 8.000 hektare, cabai 115 hektare, serta durian 200 hektare. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan berbagai alat dan mesin pertanian, meliputi 50 unit combine harvester, 150 traktor roda empat, 100 traktor roda dua, 300 pompa air, dan 50 unit hand sprayer.

Baca juga:  Irigasi Lengkong Pini dan Makawa Desa Sampeang Resmi Dibangun, Layani 600 Hektare Sawah di Luwu

Kehadiran Wakajati Sulsel dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Kejaksaan terhadap program penguatan ketahanan pangan nasional. Sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian Sulawesi Selatan dengan kontribusi sebesar 23,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2025.

Di sisi lain, produksi padi Sulawesi Selatan terus menunjukkan tren positif dengan capaian 5,47 juta ton gabah kering giling (GKG). Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus daerah penyangga utama stok beras di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru