23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Sinjai Kembali Dilanda Banjir, BPBD Sulsel Ungkap Faktor Penyebabnya

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Sinjai – Kabupaten Sinjai dilanda banjir dengan ketinggian sekitar 1 Meter pada Minggu 19 Juli 2026 pagi. Banjir menggenang beberapa titik di kota Sinjai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebut penyebabnya ialah curah hujan dan kondisi geografis kota.

Sementara itu, Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo mengungkapkan bahwa banjir di Kabupaten Sinjai telah surut dan para warga telah kembali ke rumah masing-masing.

“Banjir sudah reda sudah surut. Kita lakukan pemantauan asesmen dan senantiasa mengoordinasikan dnegan pemda setempat,” ujarnya saat dihubungi desaterkini.id, Minggu 19 Juli 2026.

Penyebab utama banjir ini kata Amson karena curah hujan yang tinggi dini hari tadi. Kondisi geografis Sinjai Utara (pusat Kota Sinjai) juga turut memperparah bencana ini karena lokasi hilir anak sungai.

Baca juga:  Revalidasi Dimulai, Bisakah Maros-Pangkep Kembali Lolos Penilaian UNESCO Global Geopark?

“Pemicu utamanya memang hujan deras dan ada juga pasangnya. Karena disana ada beberapa sungai atau anak sungai masuk (wilayah) kota,” terangnya.

Ada dua anak sungai utama yang melintasi kawasan Sinjai Utara. Yakni Sungai Tangka dan Sungai Mangottong.

“Memang sinjai ini salah satu daerah yang rawan bencana banjir, karena ada sungai dalam kota sama dengan Bantaeng,” tambahnya.

Amson juga menyinggung terkait adanya potensi lain penyebab banjir. Tapi hal tersebut masih akan dilakukan kajian lebih jauh dari BPBD Sinjai dan BPBD Sulsel. Harapannya bencana ini bisa diminimalisir di kemudian hari.

“Untuk sementara pemicunya hujan deras bersamaan dengan pasang. Kalau soal (masalah) drainase  itu masih mereka asesmen apakah memang drainasenya atau ada pendangkalan sungai itu butuh kajian lain,” tutupnya.

Baca juga:  Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Untuk Kopdes Jadi Sorotan DPR, Menkop : Saya Tidak Tahu

Hingga berita ini terbit, belum ada informasi korban jiwa atau warga yang harus dievakuasi akibat banjir ini. Kendati, alun-alun Kota Sinjai sempat lumpuh karena banjir. Beberapa perumahan juga turut terendam. 

Kawasan pemerintahan juga terendam banjir seperti Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai, Rujab Ketua DPRD Sinjai, Kantor Dinas Pertanahan Sinjai, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai dan beberapa kantor dinas lainnya. 

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru