23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Ratusan Mahasiswa Unismuh Makassar Dibekali Jadi Dai untuk Dakwah di Desa

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Ratusan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti Pelatihan Dai sebagai bagian dari pembekalan sebelum menjalankan program pengabdian kepada masyarakat di desa.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Juli 2026, ini digelar di Aula Ahwal Syakhshiyah dengan mengusung tema “Menebar Cahaya Dakwah dari Pelosok hingga Ruang Digital”.

Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah lembaga yang bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menyampaikan dakwah, sekaligus membekali mereka menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat, termasuk perkembangan media digital yang kini menjadi ruang baru dalam penyebaran nilai-nilai keislaman.

Ketua pelaksana kegiatan, Dhevaiz Qalbutama Ramadhan, mengatakan pelatihan ini dirancang sebagai bekal bagi mahasiswa agar memiliki kesiapan sebelum terjun langsung ke masyarakat, khususnya di daerah pelosok.

Baca juga:  UMI Lepas 393 Mahasiswa KKN Tematik Angkatan 77 Mengabdi di 19 Desa Bantaeng

“Pelatihan dai ini dilaksanakan agar para mahasiswa yang akan mengikuti program pengabdian memiliki pembekalan dan gambaran ketika berada di pelosok nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surah Ali Imran ayat 104, yang mendorong umat untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Menurutnya, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui dakwah yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan platform digital.

Sementara itu, Ketua Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), Dr. Muktasim Billah, Lc., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan.

“Kami selalu mendukung seluruh agenda yang diselenggarakan mahasiswa, khususnya Pelatihan Dai ini,” katanya.

Baca juga:  Lima Hari MPLS, KB-TK Islam Athirah Makassar Sambut Murid Baru dengan Permainan Edukatif

Menurut Muktasim, peserta yang mengikuti kegiatan telah mendapatkan pembinaan dasar sehingga memiliki bekal keilmuan yang memadai untuk diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program seperti ini, lanjutnya, diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan.

Ketua Bidang Dakwah Himaprodi, Usamah, berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi dai muda yang memiliki kemampuan komunikasi, karakter yang baik, serta pemahaman keislaman yang moderat.

“Saya berharap Pelatihan Dai ini dapat terus diselenggarakan pada periode-periode berikutnya,” ungkapnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari teknik berdakwah, komunikasi publik, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Selain materi teoritis, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan praktis untuk menghadapi beragam kondisi sosial yang akan ditemui saat menjalankan pengabdian di masyarakat.

Baca juga:  MPLS Jadi Langkah Awal Adaptasi 1.186 Siswa Baru di Sekolah Islam Athirah

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi dai muda yang mampu menyampaikan dakwah secara adaptif, baik di lingkungan masyarakat maupun melalui ruang digital, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan membawa kemaslahatan bagi umat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru