23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Rachmat Gobel Wafat, Ini Jejak Karier Pengusaha, Menteri, hingga Wakil Ketua DPR RI

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Kabar duka datang dari dunia politik dan industri nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya, Tebet, Jakarta. Ia wafat pada usia 63 tahun.

Kepergian mantan Menteri Perdagangan RI era Jokowi sekaligus mantan Wakil Ketua DPR RI itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Partai NasDem, masyarakat Gorontalo, dan berbagai kalangan yang mengenalnya sebagai pengusaha sekaligus negarawan.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah disemayamkan di rumah duka di Jakarta Selatan sebelum diberangkatkan ke Gorontalo untuk dimakamkan.

Rachmat Gobel meninggalkan istri, Retno Damayanti, dua orang anak, menantu, cucu, serta keluarga besar.

“Kami memohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pesan keluarga.

Baca juga:  DPR RI Wanti-Wanti Pelibatan TNI dalam Pengawasan Pajak Jangan Intimidatif

Semasa hidupnya, Rachmat Gobel dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani dunia usaha dan pemerintahan. Ia lahir di Gorontalo pada 3 September 1962 sebagai putra Thayeb Mohammad Gobel, pendiri Gobel Group yang menjadi pelopor industri elektronik nasional.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Jakarta, Rachmat melanjutkan studi Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang. Ia juga menjalani pelatihan kerja di kantor pusat Matsushita Electric Industrial Co. di Osaka sebelum kembali ke Indonesia untuk melanjutkan pengembangan bisnis keluarga.

Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group berkembang menjadi salah satu kelompok usaha nasional yang memiliki kemitraan strategis dengan Panasonic Corporation Jepang. Selain memimpin berbagai perusahaan di bawah Gobel Group, ia juga aktif di berbagai organisasi bisnis seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (GABEL), hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Karier politiknya dimulai setelah dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia pada periode 2014–2015. Meski hanya menjabat kurang dari satu tahun akibat perombakan kabinet, Rachmat tetap aktif berkiprah di panggung nasional.

Baca juga:  Riset Rumput Laut hingga Pertanian Desa Jadi Fokus Kemdiktisaintek di Sulawesi

Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo melalui Partai NasDem. Di periode yang sama, ia juga dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan untuk masa jabatan 2019–2024.

Dalam Pemilu 2024, Rachmat kembali memperoleh mandat sebagai anggota DPR RI mewakili Gorontalo hingga akhirnya wafat saat masih menjalankan tugas sebagai legislator.

Di internal Partai NasDem, Rachmat Gobel menjabat sebagai Ketua DPP Partai NasDem sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Gorontalo. Ia dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan pembangunan kawasan timur Indonesia, khususnya Gorontalo, serta mendorong penguatan sektor industri, investasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain kiprahnya di dunia politik dan bisnis, Rachmat juga aktif dalam bidang pendidikan, olahraga, kemanusiaan, dan hubungan Indonesia–Jepang.

Baca juga:  Bappenas Sebut Revalidasi UNESCO Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola Geopark Maros-Pangkep

Ia pernah menjabat Wakil Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Ketua Umum Persatuan Alumni Jepang (Persada), Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ), serta terlibat dalam penyelenggaraan SEA Games 2011.

Atas dedikasinya, Rachmat Gobel menerima berbagai penghargaan nasional maupun internasional, termasuk Bintang Mahaputera Adipradana pada 2024, penghargaan dari Asian Productivity Organization, hingga dua gelar doktor kehormatan dari universitas di Jepang.

Bagi masyarakat Gorontalo, Rachmat Gobel bukan hanya seorang politikus nasional, tetapi juga tokoh yang memiliki ikatan kuat dengan tanah leluhurnya. Ia dianugerahi gelar adat “Ti Bulilango Hunggia” yang berarti “Pemberi Cahaya Negeri” sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya terhadap pembangunan dan pelestarian nilai-nilai budaya Gorontalo.

Kepergian Rachmat Gobel menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang selama puluhan tahun mewarnai dunia industri, politik, dan pembangunan nasional melalui berbagai peran strategis yang diembannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru