33 C
Makassar
Jumat, September 18, 2026

Empat Asosiasi Peternakan Dikukuhkan di Barru, And Ina Dorong Penguatan Ekonomi Peternak

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Barru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru memperkuat kelembagaan sektor peternakan dengan mengukuhkan empat asosiasi peternakan dalam rangka Bulan Bakti Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasional ke-190 Tahun 2026.

Pengukuhan berlangsung di Baruga Singkeru Adae, Kabupaten Barru, Kamis 17 September 2026, dan dihadiri Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari.

Empat asosiasi yang dikukuhkan yakni Asosiasi Ternak Sapi Nusantara, Asosiasi Peternak Kambing Barru Sejahtera, Asosiasi Unggas Jaya Barru, dan Asosiasi Kicau Mania.

Kegiatan mengusung tema “Melalui Asosiasi, Peternakan Kuat dan Mandiri Menuju Barru Sejahtera”.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan keberadaan asosiasi diharapkan tidak berhenti sebagai wadah berkumpul para peternak dan pehobi. Menurutnya, asosiasi perlu mengambil peran dalam pengembangan usaha peternakan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Harapan saya, pengukuhan ini jangan hanya menjadi seremoni sesaat. Seluruh asosiasi yang baru saja dikukuhkan tentunya bisa bersama-sama dan bersatu untuk mengembangkan peternakan agar menjadi lebih baik, baik yang berawal dari hobi maupun yang menjadi usaha Bapak dan Ibu semuanya,” ujar Andi Ina.

Baca juga:  DPRD Sulsel Minta Harga Pakan Tak Naik, Bulog Ungkap Stok Jagung Capai 63 Ribu Ton

Ia mengatakan Pemkab Barru memberikan perhatian terhadap sektor peternakan karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Salah satu bentuk perhatian tersebut, kata Andi Ina, adalah pembentukan Dinas Peternakan sebagai organisasi perangkat daerah tersendiri.

“Pembentukan Dinas Peternakan bukan hanya karena gaya-gayaan, tetapi tujuannya adalah bagaimana pemerintah turut hadir dan punya andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita, khususnya dalam bidang peternakan,” jelasnya.

Andi Ina mengatakan Barru memiliki sejumlah potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, termasuk pertanian, sumber daya laut, sumber daya alam, dan peternakan.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, ia menilai diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, peternak, pelaku usaha, perbankan, serta pihak terkait lainnya.

Baca juga:  Suami-Istri hingga Saudara Kandung Bertarung, Ini Daftar Pemenang Pilkades Barru 2026

Karena itu, empat asosiasi yang baru dikukuhkan diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan di sektor peternakan.

“Jadilah mitra strategis bagi pemerintah. Mari kita bergerak bersama, bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun sektor peternakan yang semakin maju,” ajaknya.

Diawali Seminar dan Kunjungan Peternakan

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Barru A. Muhammad Nur mengatakan pembentukan dan pengukuhan asosiasi didahului sejumlah kegiatan.

Di antaranya seminar sehari bidang peternakan serta kegiatan peningkatan wawasan dan kunjungan terkait sejumlah komoditas, seperti ayam petelur, ayam kampung, puyuh, dan komoditas peternakan lainnya.

Menurut A. Muhammad Nur, kegiatan tersebut dilakukan untuk membangun persepsi dan langkah bersama dalam mengembangkan sektor peternakan di Barru.

Ia juga menyebut peringatan Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasional ke-190 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.

Baca juga:  Penanggulangan HIV-AIDS di Sulsel Didorong Tak Berjalan Sendiri-sendiri

Keempat asosiasi yang dikukuhkan, lanjutnya, diharapkan menjadi bagian dari ekosistem peternakan yang saling terhubung. Wadah tersebut diharapkan mampu mengorganisasi pelaku usaha berdasarkan bidang masing-masing sekaligus menjadi mitra pemerintah.

“Harapan ke depan, persoalan ternak ini diurus secara profesional, lebih efektif dan efisien, untuk menuju kepada suatu lembah harapan, lembah yang menjadi cita-cita kita bersama dan cita-cita para pemilik ternak,” tuturnya.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal Pemkab Barru dalam memperkuat kelembagaan pelaku peternakan. Keberadaan asosiasi diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan usaha, peningkatan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan peternak.

Kegiatan turut dihadiri Sekda Barru, staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD, BAZNAS, Ketua KTNA, tim kerja penyuluh Kabupaten Barru, para asosiasi peternak, serta Manager Marketing Plan PT Malindo Feedmill Amrullah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru