29 C
Makassar
Rabu, November 4, 2026

Mengantuk Saat Berkendara? Asmo Sulsel Ingatkan Kopi Tak Bisa Gantikan Istirahat

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Rasa kantuk saat berkendara dapat menurunkan kewaspadaan dan memperlambat respons pengendara terhadap kondisi di jalan. Mengandalkan kopi untuk menahan kantuk juga bukan solusi menggantikan kebutuhan tubuh untuk beristirahat.

Pesan tersebut menjadi salah satu materi yang disampaikan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dalam seminar safety riding bertajuk “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi” yang melibatkan sekitar 60 mahasiswa dari sejumlah universitas di Makassar.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talkshow itu berlangsung di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar, pada Rabu 30 September 2026.

Talkshow menghadirkan instruktur safety riding Asmo Sulsel Wanny, Aipda Mahir Dg Rani dari Polrestabes Makassar, serta Gloria Christine yang merupakan ex-barista Maxx Coffee. Ketiganya membahas hubungan antara konsumsi kopi, kondisi tubuh, dan keselamatan berkendara.

Baca juga:  Gratis! Last Child Hingga Ridwan Sau Akan Tampil di Honda Bikers Day 2026 Makassar

Gloria menjelaskan kafein dalam kopi dapat menekan pengaruh adenosin, senyawa alami dalam tubuh yang berkaitan dengan rasa lelah dan kantuk. Namun, efek tersebut hanya bersifat sementara.

Artinya, minum kopi tidak serta-merta membuat tubuh kembali dalam kondisi siap berkendara ketika sudah mengalami kelelahan atau mengantuk.

Instruktur safety riding Asmo Sulsel Wanny mengatakan kondisi fisik pengendara menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan sebelum berkendara.

“Anak muda sangat dekat dengan kopi, sehingga kami ingin menggunakan kebiasaan tersebut sebagai pintu masuk untuk membahas keselamatan berkendara. Kopi memang bisa membantu mengurangi rasa kantuk untuk sementara, tetapi bukan berarti tubuh sudah kembali siap untuk berkendara. Kalau sudah lelah atau mengantuk, pilihan yang paling aman adalah berhenti dan beristirahat terlebih dahulu,” ujar Wanny.

Baca juga:  Kenalkan Astra Motor School, Program Kelas Industri untuk Siswa SMK Mahir di Bengkel

Hal senada disampaikan Aipda Mahir. Rasa kantuk dan kelelahan dapat memengaruhi kewaspadaan serta kemampuan pengendara merespons situasi di jalan.

Karena itu, ketika tubuh mulai menunjukkan tanda membutuhkan istirahat, pengendara disarankan tidak memaksakan perjalanan hanya dengan mengandalkan kopi.

Marketing Manager Asmo Sulsel Antofany Yusticia Ahmadi mengatakan edukasi keselamatan berkendara perlu disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian anak muda.

“Kami ingin edukasi safety riding tidak hanya berbicara mengenai aturan dan teknik berkendara, tetapi juga mengangkat hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka. Melalui ‘Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi’, kami mengajak mahasiswa memahami bahwa menjaga keselamatan juga berarti mampu mengenali kondisi tubuh sebelum berkendara,” ungkap Yusticia.

Baca juga:  Jalan Santai Dies Natalis ke-70 Unhas Digelar 12 September 2026, Ini Jalur dan Parkir Alternatif

Seminar berlangsung interaktif dengan peserta yang berdiskusi mengenai konsumsi kopi maupun keselamatan berkendara. Asmo Sulsel juga mendorong generasi muda menerapkan prinsip #Cari_Aman dengan memastikan kondisi fisik siap sebelum berkendara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer