28 C
Makassar
Selasa, November 3, 2026

Rayakan HUT ke-81 RI, Sekolah, Kampus, BUMN, Swasta hingga Pemerintah Tegaskan Komitmen untuk Negeri

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026, berlangsung semarak di berbagai institusi.

Sekolah, perguruan tinggi, BUMN, sektor swasta hingga pemerintah menggelar upacara dan menyampaikan pesan kepedulian sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan sekaligus refleksi atas tantangan bangsa ke depan.

Pendidikan Berkeadilan Jadi Pesan Athirah

Di Kota Makassar, Sekolah Islam Athirah menjadi salah satu institusi pendidikan yang menggelar upacara dengan melibatkan guru, karyawan, perwakilan siswa, serta orang tua siswa.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Patris Hasanuddin, dalam amanatnya menekankan pentingnya menghadirkan pendidikan yang layak dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan.

“Ketika keadilan dikaitkan dengan pendidikan, maka seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke harus merasakan pendidikan yang layak tanpa terkecuali,” tuturnya.

Patris juga mengingatkan para siswa bahwa mereka merupakan generasi yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa. Karena itu, para pelajar didorong mempersiapkan diri menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

“Anak-anakku semua adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan ke depannya. Kami berharap agar bisa belajar dengan baik, menyiapkan diri menghadapi tantangan zaman yang semakin berat,” katanya.

Ia berharap pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi berbagai persoalan di masa mendatang.

Patris menilai kemerdekaan sejati harus dapat dirasakan seluruh masyarakat melalui kehidupan yang aman, dihargai, dan sejahtera.

“Kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh rakyat Indonesia merasa aman di negerinya, merasa dihargai di negerinya dan merasa sejahtera di tanah airnya sendiri,” pungkasnya.

UMY Bergerak Bantu NTT

Semangat kemerdekaan juga terlihat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di kampus tersebut diisi berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan olahraga dan nonolahraga, karnaval, hingga upacara bendera.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Regulasi Rekening Gratis, Airlangga Bantah Isu Bagi-Bagi HP

Namun, perayaan tahun ini juga diwarnai kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

UMY mencatat terdapat 61 mahasiswa yang didampingi dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang sedang menjalankan KKN di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai Timur, NTT.

Menyusul bencana gempa, mahasiswa tersebut langsung menyesuaikan program KKN menjadi aksi tanggap darurat. Mereka membantu masyarakat, termasuk mengelola dapur umum dan memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Mahasiswa kami di lokasi bencana langsung menyesuaikan program. Mereka sigap membantu warga di lapangan, salah satunya dengan mengelola dapur umum dan membantu kebutuhan darurat warga. Kehadiran 61 mahasiswa UMY ini dirasakan sangat membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY usai pelaksanaan upacara.

UMY juga melakukan penggalangan dana dan mengirimkan bantuan logistik secara bertahap ke wilayah terdampak. Bantuan lanjutan yang dikirim mencakup 20 unit tenda terpal, 100 lembar selimut, family kit, obat-obatan, vitamin, dan sembako.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Proyek Ekspedisi Nusantara (PENA) UMY ke lokasi KKN di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Pelindo Tekankan Sektor Maritim 

Dari sektor BUMN, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo juga menggelar upacara HUT ke-81 RI di pelataran parkir Kantor Pelindo Regional 4 Makassar.

Dalam upacara tersebut, Drajat membacakan amanat Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar yang menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, khususnya dengan memperkuat kedaulatan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut bukanlah pemisah bagi Indonesia. Laut adalah pemersatu, pelabuhan adalah penghubung, dan konektivitas merupakan urat nadi perekonomian bangsa,” ujar Drajat saat membacakan amanat tersebut.

Baca juga:  Inovasi Tiada Henti

Pelindo menilai sektor kepelabuhanan memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas pelayanan kapal, bongkar muat, pergerakan penumpang hingga distribusi logistik disebut memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Komitmen pemerataan juga diarahkan melalui pengembangan pelabuhan di berbagai wilayah, termasuk pelabuhan kecil dan perintis yang menjadi penghubung masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan.

“Selisih harga barang antara Jawa dan wilayah timur Indonesia, serta antara kota besar dan pulau-pulau terluar, pada dasarnya merupakan selisih biaya logistik. Di sanalah peran Pelindo menjadi sangat berarti,” katanya.

Pelindo juga mendorong peningkatan produktivitas bongkar muat, pengurangan waktu tunggu dan masa tambat kapal, serta efisiensi rantai pasok untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk Indonesia.

Tamu Hotel Ikut Upacara 

Sementara itu, sektor perhotelan turut mengambil bagian dalam peringatan HUT ke-81 RI. Dalton Hotel Makassar bagian dari Phinisi Hospitality menggelar upacara yang diikuti jajaran manajemen dan karyawan.

Sejumlah tamu hotel yang sedang menginap juga turut mengikuti dan menyaksikan jalannya upacara. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Proklamasi hingga doa bersama.

General Manager Dalton Hotel Makassar, Ambo Tuo, mengatakan keterlibatan tamu hotel menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami sangat bersyukur upacara 17 Agustus tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kehadiran tamu hotel yang turut mengikuti dan menyaksikan upacara menjadi momen yang istimewa. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan dan dirayakan bersama, di mana pun kita berada,” ujar Ambo Tuo.

Di tingkat pemerintahan daerah, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman memimpin upacara HUT ke-81 RI di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar.

Gubernur Sulsel Sampaikan Duka Cita

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan duka atas bencana gempa magnitudo 7,7 yang melanda NTT. Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel menyiapkan bantuan logistik dan relawan untuk membantu masyarakat terdampak.

Baca juga:  Muhammad Syarifuddin Mulai Pimpin Kejati Sulsel, Ini Dua Langkah Pertamanya

“Kita berduka atas apa yang terjadi di NTT, kami akan membantu insyaallah kita akan membantu sekitar 10 ton barang yang diinisiasi oleh para Forkopimda Sulsel,” kata Andi Sudirman usai memimpin upacara.

Bantuan tersebut rencananya dikirim bersama tim relawan ke wilayah yang terdampak bencana. Forkopimda Sulsel juga menyiapkan personel untuk diberangkatkan ke lokasi guna mendukung penanganan kondisi darurat.

Upacara di Istana Berlangsung Khidmat

Sementara itu, upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat nasional berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Upacara tersebut dipimpin Presiden, Prabowo Subianto. Turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tokoh nasional.

Presiden RI ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, serta sejumlah tokoh lainnya juga tampak hadir dalam upacara tersebut.

Pasukan Pengibar Bendara atau Paskibraka di tingkat nasional di isi oleh perwakilan dari seluruh Indonesia. Formasi utama Paskibraka, Celina Olivia Apriani Theo, perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ia merupakan siswi SMK Negeri 5 Pontianak.

Untuk pengerek bendera, diamanahkan kepada perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, yang kini menempuh pendidikan di SMAN 7 Banjarmasin.
Bersama dengan itu, M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu, pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu, dipercaya sebagai pembentang bendera.

“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang telah berjalan dengan tertib dan khidmat. Saya bangga dengan kalian. Sesudah ini komandan upacara dengan semua komandan kesatuan menghadap saya. Lanjutkan,” kata Prabowo.

“Lanjutkan,” jawab Kolonel Priyo selaku komandan upacara.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Populer