34 C
Makassar
Jumat, September 18, 2026

Pelindo Ikut Relawan Bakti BUMN di Sulut, Tanam 500 Pohon hingga Dampingi Petani

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Sulut – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali berkontribusi dalam Program Relawan Bakti BUMN (RBB) Batch IX. Kali ini, Pelindo menjadi salah satu penanggung jawab pelaksanaan program di Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut)

Kegiatan yang berlangsung 16–19 Agustus 2026 tersebut mengusung berbagai agenda yang menyasar sektor pendidikan, lingkungan, pertanian, UMKM, hingga kesehatan masyarakat.

Langowan yang dikenal sebagai salah satu wilayah agraris memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama komoditas tomat dan cabai. Potensi tersebut diperkuat dengan keberadaan UMKM, kekayaan sumber daya alam, serta sumber daya manusia yang dapat menjadi modal pengembangan ekonomi masyarakat.

Melalui program RBB, pengembangan potensi Langowan dilakukan secara terintegrasi. Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menjaga lingkungan, serta memperkuat kapasitas masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Office of The Board PT Danantara Asset Management Tony Andrianto dan Wakil Kepala BP BUMN Teddy Barata. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi antar-BUMN dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Inilah wujud nyata kehadiran BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BUMN dan para relawan yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung di tengah masyarakat, bekerja bersama, serta menjalankan tugas dan misinya,” ujar Tony Andrianto.

Baca juga:  GMTD Gandeng Lima Panti Asuhan, 125 Anak Terima Bantuan HUT ke-28

Teddy Barata juga menilai keterlibatan langsung insan BUMN di tengah masyarakat penting untuk memahami persoalan sekaligus kebutuhan setiap daerah.

“Relawan Bakti BUMN merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo agar BUMN hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. BUMN diharapkan menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi Indonesia. Melalui program ini, pekerja BUMN mendapat kesempatan hadir langsung di tengah masyarakat, memahami apa yang dibutuhkan, dan membangun kolaborasi untuk menjadi bagian dari solusi bagi Indonesia,” ujar Teddy.

Direktur Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting mengatakan pelaksanaan RBB di Langowan dirancang agar manfaat yang diberikan tidak berhenti ketika kegiatan para relawan berakhir.

Menurutnya, berbagai kegiatan disusun dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan hingga penguatan sektor ekonomi dan lingkungan.

“Melalui Relawan Bakti BUMN, kami ingin hadir dan bekerja bersama masyarakat. Karena itu, kegiatan yang dilakukan menyentuh berbagai aspek yang saling berkaitan, mulai dari pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga penguatan pertanian dan UMKM sebagai bagian dari potensi ekonomi Langowan,” ujar Hendri.

Relawan Mengajar hingga Penguatan Sekolah

Rangkaian kegiatan RBB Langowan berlangsung selama empat hari dengan melibatkan 10 relawan yang berasal dari sejumlah BUMN. Mereka membawa pengalaman dan kompetensi masing-masing untuk dibagikan kepada masyarakat melalui edukasi, pendampingan, serta kegiatan sosial.

Baca juga:  GMTD Edukasi Pencegahan Bullying kepada 105 Siswa SD di Hari Anak Nasional

Di sektor pendidikan, para relawan menggelar program Relawan Mengajar di SMP 05 Langowan, SD Kecil Raranon, dan SMPN 02 Langowan.

Selain memberikan motivasi kepada siswa dan memperkenalkan beragam profesi, para relawan juga melakukan revitalisasi perpustakaan serta sejumlah fasilitas sekolah. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung perkembangan siswa.

Tanam 500 Pohon di DAS Tondano

Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Para relawan bersama masyarakat melakukan penanaman 500 pohon mahoni serta memasang media edukasi lingkungan.

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga kelestarian kawasan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Sektor pertanian juga mendapat perhatian. Relawan terlibat langsung dalam sejumlah tahapan kegiatan pertanian, mulai dari penyemaian dan penanaman bibit tomat hingga panen, penyortiran, dan pengemasan hasil pertanian.

Sementara untuk pengembangan UMKM, dukungan diberikan melalui aktivasi dan penguatan branding tenant di Taman Cita Waya. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal memperluas daya tarik dan potensi pengembangan usahanya.

Baca juga:  Pelindo Libatkan BNN Sulsel untuk Perkuat Benteng Pelajar dari Narkoba

Perhatian untuk Kesehatan Masyarakat

Program RBB juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi mengenai gizi.

Dukungan diberikan secara khusus kepada sejumlah kelompok masyarakat, termasuk balita, ibu hamil, dan lanjut usia di Desa Tumaratas.

Selain kegiatan sosial, para relawan juga berbaur dengan masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mereka mengikuti upacara kemerdekaan sekaligus membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di Lapangan Schwarz.

Interaksi dengan masyarakat Langowan juga diisi dengan pengenalan budaya lokal. Para relawan berkesempatan belajar dan berlatih Tari Kabasaran bersama sanggar setempat.

Hendri berharap berbagai aktivitas yang dilakukan selama program tidak sekadar menjadi agenda sesaat, tetapi dapat meninggalkan manfaat yang terus berkembang setelah para relawan kembali menjalankan tugas masing-masing.

“Harapan kami, setelah para relawan kembali ke tempat tugas masing-masing, apa yang ditinggalkan di Langowan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan. Dari ruang kelas, lahan pertanian, kawasan DAS, hingga ruang usaha masyarakat, semoga apa yang telah kita mulai bersama dapat terus dirawat dan dikembangkan. Karena bagi Pelindo, hadir untuk Indonesia berarti ikut memastikan potensi daerah dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pungkas Hendri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru