Desa Terkini, Sulteng – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bungku Utara memicu bencana tanah longsor di Desa Uempanapa, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Peristiwa yang terjadi pada Jumat 24 Juli 2026 sekitar pukul 02.00 WITA itu mengakibatkan akses jalan penghubung antara Desa Lemowalia dan Desa Salubiro terputus.
Laporan yang diterima BPBD Provinsi Sulawesi Tengah pada Minggu (26/7/2026) pukul 15.49 WITA menyebutkan, longsor dipicu meluapnya Sungai Swuya yang menggerus tebing di kawasan Jalan Samoing Sungai. Erosi tersebut menyebabkan tebing setinggi sekitar tiga meter kehilangan penyangga hingga akhirnya runtuh dan menimbun badan jalan.
Terputusnya jalur tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat di dua desa. Sebanyak 500 kepala keluarga atau sekitar 1.700 jiwa di Desa Salubiro serta 127 kepala keluarga dengan total 404 jiwa di Desa Lemowalia kini mengalami kesulitan akses.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian, kedua desa masih terisolasi karena seluruh kendaraan, termasuk sepeda motor, belum dapat melintasi titik longsor.
Merespons kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC BPBD Kabupaten Morowali Utara telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus berkoordinasi dalam penanganan darurat.
Hasil kajian sementara menunjukkan kebutuhan paling mendesak adalah pembangunan jembatan darurat serta penyediaan material timbunan agar akses transportasi masyarakat dapat segera dipulihkan.
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna mempercepat penanganan. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka kembali akses yang terputus sehingga aktivitas masyarakat di Desa Salubiro dan Desa Lemowalia kembali berjalan normal.
Reporter : Regent Aprianto



