22.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Komunitas Otomotif Didorong Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem EV

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Solo – Komunitas otomotif dinilai memiliki peran strategis dalam mempercepat literasi kendaraan listrik atau EV di tengah masyarakat.

Karena itu, sejumlah pelaku industri mulai menggandeng organisasi dan komunitas otomotif sebagai ruang edukasi mengenai perkembangan teknologi mobil listrik.

Strategi tersebut terlihat dalam gelaran Exclusive Showroom Event 5+1 yang diselenggarakan BYD Haka Solo, Sabtu 25 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, dealer BYD menggandeng Forum Otomotif Solo Raya (FOSR) melalui diskusi bertajuk Solo Community Talk sebagai upaya membangun literasi kendaraan listrik di kalangan pecinta otomotif.

FOSR merupakan paguyuban yang menaungi puluhan komunitas mobil di wilayah eks-Karesidenan Surakarta, meliputi Kota Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sragen, dan Wonogiri.

Baca juga:  Garuda Indonesia Terapkan Sistem Bagasi Baru Mulai 1 September 2026, Jatah Gratis Berdasarkan Jumlah Koper

Jaringan komunitas tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi mengenai perkembangan industri otomotif, termasuk kendaraan listrik.

Branch Manager BYD Haka Solo, Iryadefrid Arof Nugroho, mengatakan kolaborasi dengan komunitas otomotif merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Melalui kolaborasi strategis bersama Forum Otomotif Solo Raya, kami ingin menunjukkan bahwa BYD Haka Solo bukan sekadar tempat membeli mobil, melainkan pusat ekosistem kendaraan listrik yang modern, siap digunakan, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Kami juga mengundang seluruh anggota FOSR untuk merasakan langsung pengalaman berkendara kendaraan listrik BYD melalui sesi Exclusive Test Drive.,” ujarnya.

Sensasi akselerasi instan yang menjadi karakter khas mobil listrik akan memberikan perspektif baru bagi para pecinta otomotif. Ia percaya, pengalaman langsung dan testimoni dari para pengurus maupun anggota komunitas otomotif akan menjadi rekomendasi yang paling autentik dalam memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat Solo Raya.

Baca juga:  Trans Sulsel Telah Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun

Menurutnya, komunitas otomotif memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap perkembangan teknologi kendaraan.

Karena itu, keterlibatan komunitas diharapkan mampu mempercepat penerimaan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

Inovasi V2L

Selain membahas tren elektrifikasi, diskusi juga memperkenalkan berbagai inovasi yang dimiliki kendaraan listrik.

Salah satunya adalah fitur Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai kebutuhan, seperti kegiatan berkemah, gathering komunitas, hingga mengoperasikan peralatan elektronik di luar ruangan.

Melalui pendekatan tersebut, kendaraan listrik tidak lagi diperkenalkan hanya sebagai moda transportasi ramah lingkungan, tetapi juga sebagai perangkat yang mendukung berbagai aktivitas dan gaya hidup modern.

Penyelenggara berharap Solo Community Talk dapat menjadi forum diskusi berkelanjutan yang melibatkan komunitas, pelaku industri, hingga tokoh masyarakat untuk membahas perkembangan mobilitas masa depan sekaligus memperkuat literasi kendaraan listrik di wilayah Solo Raya.

Baca juga:  Flash Charging dan Dual Mode Jadi Senjata Baru BYD Haka Auto Gaet Calon Pengguna

Dengan menggandeng komunitas otomotif, produsen kendaraan listrik mulai menggeser pendekatan pemasaran dari sekadar menawarkan produk menjadi membangun ekosistem dan edukasi.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap teknologi otomotif berbasis elektrifikasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru